Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Menyeberang Kurang Hati-hati, Sri Asih Meninggal Dunia Ditabrak Mobil

Menyebrang Kurang Hati-hati, Sri Asih Meninggal Dunia di Tabrak Mobil di Gilimanuk, Kamis (20/2/2020)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Foto: Mobil Avanza yang mengalami kecelakaan dan polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, Kamis (20/2/2020) kemarin siang. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Kamis (20/2/2020) kemarin.

Seorang pengendara motor, Sri Asih, 62 tahun, warga Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, meninggal dunia.

Sri diketahui menyebrang jalan tanpa melihat kendaraan roda empat melintas dan menabraknya.

Sri meninggal dunia, usai dirawat di RSU Negara, Jembrana, Bali, kemarin siang.

Tanah Setinggi 20 Meter Longsor, Jalur Gitgit Buleleng Macet Selama 30 Menit

Selama Galungan dan Kuningan, Polres Badung Akan Lakukan Patroli 24 Jam Penuh

Umanis Galungan, Tingkat Kunjungan Wisatawan di Pantai Semawang, Sanur Menurun

Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti, menyatakan, kecelakaan itu terjadi antara motor yang dikendarai Sri Asih, yang menjadi korban sekaligus tersangka dalam peristiwa ini.

Sri melintas jalan atau menyebrang dengan kurang hati-hati.

Sri mengendarai motornya Yamaha Jupiter MX Nopol DK 6562 ZE dan tabrakan dengan kendaraan Toyota Avanza Nopol L 1953 XN.

"Dalam kecelakaan ini diketahui pengendara motor kurang berhati-hati ketika hendak menyebrang," ucapnya.

Shinta menjelaskan, kejadian terjadi sekira pukul 08.30 Wita.

Dan baru diketahui oleh pihaknya usai ada laporan masuk sekitar pukul 09.00 Wita.

Kecelakaan tepat terjadi di TKP Jalan Umum Jurusan Denpasar – Gilimanuk Km 127-128, Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatab Melaya.

Sri Asih mengalami luka lebam pada mata kiri dan dagu, luka robek pada punggung kaki kiri, patah tulang kaki kanan, luka robek pada kepala belakang dan meninggal dunia saat mendapat perawatan di RSU Negara.

"Korban meninggal dunia di Rumah sakit," kata Shinta.

Shinta menambahkan, untuk pengendara mobil sendiri ialah Andhi Setyawan Rofie (24) asal Kelurahan Tujung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur.

Untuk pengendara mobil dalam kondisi baik-baik saja.

Sedangkan mobilnya mengalami kerusakan di bagian body depannya.

Shinta bercerita, awal mula kejadian, korban mengendarai motornya berawal dari arah Selatan menuju ke Utara.

Pada situasi jalan simpang empat, tidak dilengkapi lampu traffic light, pada pagi hari, cuaca cerah, beraspal baik dan dilengkapi garis marka putus-putus.

Pada waktu sebelum kejadian, arus lalu lintas sedang.

Namun, pada saat keluar dari simpang yang lebih kecil, Sri Asih kemudian memotong dan menyebrang ke arah utara.

Sri tidak memperhatikan atau melihat mobil Avanza yang bergerak pada jalurnya di jalan utama dari arah Barat ke Timur.

Sehingga terjadi tabrakan.

"Ini murni kesalahan dari pengendara motor," jelasnya.

Hingga 20 Februari 4 Orang Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, hingga tanggal 20 Februari 2020 kemarin, setidaknya ada sekitar 10 kejadian tabrakan yang terjadi di Jembrana.

Sekitar 4 orang mengalami meninggal dunia karena tabrakan.

Sedangkan, untuk korban luka ringan ada sekitar 11 orang.

"Hingga 20 Februari ada 11 kejadian dan 4 orang meninggal dunia karena tabrakan," jelasnya.

Sedangkan di waktu yang sama, dan terjadi pada tahun 2019 lalu, lakalantas di 20 hari selama Februari ada sekitar 15 kasus kecelakaan.

Untuk korban meninggal dunia ada sekitar 3 orang.

Kemudian luka berat 1 orang dan luka ringan 18 orang.

"Untuk kerugian materi di tahun 2020 ini sekitar Rp 11 juta lebih. Sedangkan tahun lalu sekitar Rp 38 juta," ucapnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved