Penyiar Radio Dianiaya Mantan Pacar, Berawal Dari Tagih Utang Rp 10 Juta 'Saat Itu Juga Aku Putus'

YP mulai menceritakan, AM pernah utang kepadanya uang sebesar Rp 10 juta pada Oktober 2019.

Penyiar Radio Dianiaya Mantan Pacar, Berawal Dari Tagih Utang Rp 10 Juta 'Saat Itu Juga Aku Putus'
net
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUN-BALI.COM, SUKOHARJO - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan AM (24) terhadap mantan pacarnya, YP (24) telah diproses oleh Pengadilan Negeri Sukoharjo, Kamis (20/2/2020).

Surat panggilan sudah diterima YP dua hari menjelang proses persidangan dilakukan.

"Dapat surat panggilan ke Pengadilan Negeri Sukoharjo pada tanggal 18 Februari 2020," ujar YP kepada TribunSolo.com.

YP harus menunggu proses tersebut dilaksanakan kurang lebih tiga bulan lamanya terhitung semenjak dirinya melakukan pelaporan dan mengurus BAP ke pihak kepolisian pada 3 November 2019.

Pelaporan dilakukan setelah ia diduga terlibat cekcok dan mendapat penganiayaan dari AM.

Dugaan itu diterima seusai YP memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran dengan AM.

"Aku melakukan pemeriksaan atau visum di Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, setelah itu langsung bikin BAP dan ibuku yang jadi saksi," tutur YP.

Persidangan telah digelar dan menghasilkan vonis untuk pelaku yang diduga melakukan penganiayaan, AM (24).

Humas Pengadilan Negeri Sukoharjo, Boxgie Agus Santoso menyampaikan pelaku divonis hukuman pidana satu bulan dalam masa percobaan tiga bulan atas dasar penganiayaan ringan.

"Satu bulan pidana tidak perlu dijalankan kecuali ada perintah lain dari hakim atau pengadilan yang menentukan bahwa yang terpidana dinyatakan bersalah melakukan suatu tindak pidana dengan masa percobaan tiga bulan," terang Boxgie.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved