Agar Terlepas dari Stereotip Negatif di Tempat Kerja, Berikut Tips Buat Para Millenial
Belakangan, survei yang dilakukan oleh Multi-Generational Survey menyatakan bahwa generasi milenial cenderung tidak sesuai dengan cara kerja lama
TRIBUN-BALI.COM - Bagi sebagian orang, kata “milenial” terdengar seperti kata yang negatif.
Orang sering mengaitkan kata tersebut dengan konotasi yang buruk seperti “apakah layak atau tidak” atau “gila gadget” bahkan “narsis dan manja.
Seringkali, konotasi-konotasi seperti itu meluas ke cara kerja karyawan milenial.
Karyawan milenial secara kasar terdiri dari orang-orang yang saat ini berusia 21-34 tahun telah membangkitkan banyak hal di tempat kerja.
• Akhir Pekan, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Ini, Termasuk Bali
• Aksi Duet BCL dan Ariel NOAH Nyanyi Mencari Cinta Kejutkan Penonton, Disambut Tepuk Tangan
• 6 Zodiak Ini Terkenal Paling Percaya pada Dirinya Sendiri
Belakangan, survei yang dilakukan oleh Multi-Generational Survey menyatakan bahwa generasi milenial cenderung tidak sesuai dengan cara kerja lama, cara kerja berjam-jam di balik meja.
Chief Commercial Officer Mekari, Sandy Suryanto menjelaskan bagaimana karyawan generasi milenial itu sendiri.
“Milenial itu biasanya mencari passion, rata-rata mereka berpindah karena tempat yang (sekarang) membuat mereka merasa mentok, tidak berkembang."
"Mereka pengen tempat kerja yang fun, tempat kerja yang lebih fleksibel dan lain-lain. Tetapi jangan lupa dengan produktivitasnya," ucap Sandy saat acara diskusi 'CEO Power Breakfast by Talenta' di Ayana Midplaza, Jakarta, belum lama ini.
Semua ini dapat menjadi masalah persepsi.
• Pilihan Cemilan Sehat Saat di Kantor Ini Cocok Dicoba untuk Menjaga Pola Makan
• Ramalan Zodiak Besok Minggu 23 Februari 2020, Cancer Berada di Bawah Tekanan, Virgo Jaga Pola Makan
• Ini Harga On The Road Suzuki XL7 di Pulau Bali
Generasi milenial memang tidak suka duduk berjam-jam di balik laptopnya di kantor karena milenial melakukan pekerjaan pada waktu yang fleksibel sesuai dengan jam produktivitas mereka dan menggunakan teknologi sebagai sarana yang lebih produktif.
Jadi, bukan karena mereka tidak menghormati cara lama, tetapi mereka berpikir bahwa ada cara lebih produktif untuk menjadi produktif.
Berikut beberapa tips untuk para milenial agar membuktikan bahwa kamu bisa sukses di tempat kerja!
1. Listen More Than You Talk
Ya, kamu harus tahu bahwa terlalu banyak orang yang membiarkan ego mereka. Mereka merasa bahwa mereka perlu membuktikan pengetahuan mereka dan berbicara dengan semua orang.
Hal yang tidak mereka ketahui, bahwa mendengarkan sama pentingnya. Nikmati apa yang orang bicarakan, dapatkan susana dari sebuah percakapan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kerja-kantoran-generasi-milenial.jpg)