Sekolah Vidya Karuna Resmikan Tempat Baru, Pindah Karena Ini
Sekolah Vidya Karuna baru saja meresmikan gedung barunya yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto Denpasar
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekolah Vidya Karuna baru saja meresmikan gedung barunya yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Gang Taman Wirama nomor 5, Ubung Kaja, Denpasar, Bali, Sabtu (22/2/2020).
Ketua Yayasan Kalyanamitta Bali, Evi Wirayanti, S.Psi., C.Ht mengatakan alasan pindahnya Sekolah Vidya Karuna ini dikarenakan lokasi lama sudah cukup sempit sementara anak didiknya terus bertambah.
“Dulunya sekolah ini berlokasi di Jalan Cokroaminoto gang Ratna. Pindahnya karena tempat makin sempit, dulu kapasitas lahan sepuluh are, dari kapasitas lahan empat are pertama, lalu pinjam enam are. Nah, sementara ada 72 anak dengan 20 karyawan jadi sudah sangat sempit. Kami kemudian mencari tempat untuk pindah. Lalu dapatnya di sini,” katanya kepada awak media yang hadir ke acara peresmian.
Dirinya juga menambahkan bahwa sangat bersyukur mendapat tempat yang baru ini karena cukup memadai seperti banyak ruangan, terdapat taman dengan banyak pepohonan, sehingga anak-anak dapat belajar dan dekat dengan alam.
• Ramalan Zodiak Besok Minggu 23 Februari 2020, Cancer Berada di Bawah Tekanan, Virgo Jaga Pola Makan
• Ini Harga On The Road Suzuki XL7 di Pulau Bali
• Raja Buduh, Tedung Agung, hingga Meme Dewa Ratu: Inilah Kisah Ogoh-ogoh yang Paling Dinanti-nanti
Vidya Karuna merupakan sekolah yang terdiri dari Playgroup, TK dan SD.
SD Vidya Karuna masih dalam bentuk sekolah nonformal dengan ujian berbasis Paket A namun tetap berpedoman pada kurikulum nasional.
Menginduk di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dharma Wangsa, sekolah ini memiliki visi: mitra terpercaya membangun karakter anak positif dan mandiri.
Evi Wirayanti mengungkapkan, melalui visi tersebut, ia berharap nanti anak didiknya ini dari fondasi 7 tahun pertama bersama Vidya Karuna, mereka memiliki akar budi pekerti yang kuat.
“Sehingga setelah dewasa nanti hati nuraninya yang akan menjadi pagar bagi mereka, bukan orang lain,” imbuh Evi Wirayanti.
Tidak hanya itu, sekolah ini juga memiliki tujuan agar dapat membantu lebih banyak keluarga sehingga tidak hanya anak didiknya, tetapi orang tuanya juga mendapatkan edukasi.
Menariknya, sekolah ini menerapkan proses pembelajaran free trial untuk lima hari.
Dalam lima hari free trial tersebut, pihak sekolah akan melihat interaksi anak dengan orangtua, anak dengan anak, dan anak dengan lingkungan.
“Darisana, baik orangtua maupun pihak sekolah bisa melihat apakah anaknya cocok ditempatkan di sekolah ini,” ujar Evi.
Mengenai apakah sekolahnya tersentuh dana BOS, Evi Wijayanti mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di sekolahnya menerima, tapi pihaknya belum mengambil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-yayasan-kalyanamitta-bali-evi-wirayanti.jpg)