Pasien Sembuh Virus Corona di China Kembali Dikarantina, COVID-19 Ditemukan di Kotorannya

Pihak berwenang di Wuhan mengumumkan diberlakukannya karantina wajib selama 14 hari bagi pasien virus corona yang telah sembuh

Pasien Sembuh Virus Corona di China Kembali Dikarantina, COVID-19 Ditemukan di Kotorannya
Tangkap layar Miaopai Video
Nenek 87 tahun ini sembuh dari virus corona. Pasien Sembuh Virus Corona di China Kembali Dikarantina, COVID-19 Ditemukan di Kotorannya 

Pasien Sembuh Virus Corona di China Kembali Dikarantina, COVID-19 Ditemukan di Kotorannya

TRIBUN-BALI.COM - Pasien Sembuh Virus Corona di China Kembali Dikarantina, COVID-19 Ditemukan di Kotorannya

Pihak berwenang di Wuhan mengumumkan diberlakukannya karantina wajib selama 14 hari bagi pasien virus corona yang telah sembuh.

Kebijakan ini diambil setelah sejumlah pasien yang telah keluar dari rumah sakit dan dinyatakan pulih, kembali terkonfirmasi positif virus corona COVID-19.

"Sejak Sabtu (22/2/2020), seluruh pasien yang telah pulih dan keluar dari rumah sakit dikirim ke tempat yang didesain untuk dua minggu karantina dengan pengawasan medis," tulis Pusat Perawatan Virus dan Komando Kontrol melalui akun Weibonya.

Pengaturan karantina baru ini diumumkan setelah ahli medis China di barisan terdepan perlawanan terhadap virus corona memperingatkan bahwa pasien yang telah sembuh masih mungkin membawa virus dan menularkannya.

Wuhan dan wilayah lainnya di Provinsi Hubei pun terus berusaha melaporkan sebagian besar kasus virus corona yang dikonfirmasi di sana.

Hingga kini, ada lebih dari 77.000 kasus infeksi di mana lebih dari 2.400 orang meninggal di wilayah tersebut.

Pasien sembuh bisa tularkan virus corona

Mengutip South China Morning Post (SCMP), dokter yang memimpin tim di Hubei, Zhao Jianping, mengatakan bahwa ada kasus di mana pasien dikonfirmasi positif virus corona setelah mereka terlihat pulih.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved