Pengeroyokan di Denpasar
Seusai Pengeroyokan di Jalan Mahendradata Denpasar, Putu Agus CS Ribut & Kena Tebas
Dari hasil penyelidikan polisi, terungkap kasus kekerasan baru lainnya, seusai melakukan aksi pengeroyokan yang terjadi dekat traffic light Merpati
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ady Sucipto
Seusai Pengeroyokan di Jalan Mahendradata Denpasar, Putu Agus CS Ribut & Kena Tebas
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus pengeroyokan yang dilakukan tiga pemuda yakni I Putu Agus Suecana Putra (20), Dewa Nyoman Gede Sudiantara (23) dan Vikih Arista Hamim (22) kini terus didalami pihak kepolisian.
Dari hasil penyelidikan polisi, terungkap kasus kekerasan baru lainnya, seusai melakukan aksi pengeroyokan yang terjadi dekat traffic light Merpati, Denpasar Barat sebelah selatan Lapangan Kompyang Sujana (Buyung) Denpasar.
Kedua pelaku tersebut ternyata terlibat perkelahian dengan sekelompok orang di dekat restoran siap saji Burger King, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Bali pada hari Minggu (23/2/20202) dini hari.
Hal itu diungkapkan Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana saat ditemui di lobi depan Mapolresta Denpasar Rabu (26/2/2020).
• BREAKING NEWS! Viral di Bali, Polisi Ringkus 3 Pelaku Pengeroyokan di Jalan Mahendradata Denpasar
• Adi Selamat dari Maut, Rem Blong, Truk Masuk Jurang Sedalam 10 Meter di Jalan Denpasar-Gilimanuk
• Pelanggan PLN di Ubud Mengaku 5 Kali Lapor dan Rugi Banyak, Kecewa Tak Ada Pemeritahuan Pemadaman
AKBP I Wayan Jiartana mengatakan pelaku seusai melakukan kasus pasal 170 KUHP atau kasus pengeroyokan yang mana korbannya yakni Ahmad Shidik Pratama (21) dan Rahmad Yanuar Riski (17).
Mereka melarikan diri menuju arah selatan ke arah Jalan Teuku Umar Barat, namun saat di depan Burger King, Jalan Mahendradatta mereka kembali ribut dengan kelompok orang.
"Setelah kejadian tersebut (pengeroyokan) pelaku ini kembali ada masalah lain di daerah Burger King, Jalan Mahendradatta," ujar AKBP Wayan Jiartana, Rabu (26/2/2020).
"Di sana salah satu pelaku ada yang menjadi korban penusukan dan setelah kejadian langsung membuat laporan ke Polresta Denpasar.
Saat ini kita sedang dalami kasusnya," lanjut Wakapolresta Denpasar.
Dalam kasus tersebut, diketahui pelaku pengeroyokan di dekat traffic light Merpati, Denpasar, dan menjadi korban penebasan di depan Burger King Denpasar adalah I Putu Agus Suecana Putra alias Agus Kicir.
Ia mengalami luka tebas.
Pelaku penebas kini dalam pencarian petugas kepolisian untuk dimintai keterangannya.
Sedangkan dari kasus sebelumnya, ketiga pelaku pengeroyokan sudah ditahan di Polresta Denpasar untuk mempertanggung jawabkan aksi kekerasan tersebut.
Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana mengatakan korban pengeroyokan yang dilakukan Agus Kicir dan dua orang pelaku lainnya.
Sempat dibawa menuju Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, namun saat ini korban sudah kembali ke rumah.
"Korban sempat dirawat, sekarang sudah keluar. Korban alami luka lebam-lebam. Untuk pelaku ataupun korban ini tidak ada indikasi ikut geng motor," lanjutnya.
"Korban saat itu sama teman-temannya mau pulang, pelaku kumpul di rumah Agus Kicir.
Masing-masing pelaku dan korban tidak saling kenal. Untuk pengeroyokan dengan tangan kosong. Tidak ada residivis juga," tambahnya.
Pengeroyokan di Jalan Mahendradata Denpasar
Sempat viral di media sosial terkait kasus pengeroyokan di wilayah Denpasar, Bali, polisi lalu memburu pelaku dan berhasil menemukan tiga orang tersangka.
Peristiwa kekerasan atau pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar tersebut sebelumnya terjadi di Jalan Mahendradatta Selatan.
Tepatnya di depan lampu traffic light Merpati sebelum Rumah Sakit (RS) Balimed pada hari Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.
Berdasarkan LP-B/149/II/2020/Bali/Resta Denpasar tanggal 24 Februari 2020, kasus tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Satreskrim Polresta Denpasar.
Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana mengatakan awal mula terungkapnya kasus pengeroyokan di Denpasar yang sempat viral di media sosial tersebut, pada Rabu (26/2/2020) siang.
Dari hasil penyelidikan, pelaku ada tiga orang yang berhasil diamankan Satreskrim Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali pada hari Senin (24/2/2020) pagi.
"Satreskrim Polresta Denpasar hari ini merilis kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah Denpasar.
Korban dalam kasus ini ada dua orang. Di mana sempat viral di media sosial dan kejadian pada minggu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita," ujar Jiantara.
"Dalam kasus ini Satreskrim Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali, melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dari kasus tersebut didapatkan pelaku ada tiga orang," lanjut Wakapolresta Denpasar.
Diantara pelaku yang berhasil diamankan yakni I Putu Agus Suecana Putra alias Agus Kicir (20) asal Denpasar yang tinggal di Jalan Wibisana Barat, Gang Taman Sari, Pemecutan Kaja, Denpasar Barat.
Vikih Arista Hamim (22) yang tinggal di Jalan Utara Gang Mekar dan Dewa Nyoman Gede Sudiantara alias Dewa Ako (24) yang tinggal di Jalan Wibisana Barat, Gang Taman Sari, Denpasar.
Berdasarkan informasi, awal mula peristiwa pengeroyokan tersebut ketika korban secara beriringan melintas di lokasi kejadian bersama enam orang dengan menggendarai lima sepeda motor yang berknalpot brong.
Mereka melintas di Jalan Mahendradatta dari arah Lapangan Buyung Denpasar menuju ke arah RS Balimed Denpasar.
Disaat itu juga para pelaku secara tiba-tiba datang dari arah belakang yang berjumlah tiga orang dan masing-masing menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax, Honda Scoopy dan Yamaha Mio.
Saat berada di TKP tiba-tiba korban diadang oleh kelompok pelaku dengan menggunakan dua unit sepeda motor, korban dan rekan-rekannya sempat kocar-kacir.
Lalu ketika hendak balik ke arah Lapangan Buyung, para pelaku melakukan pengejaran dan salah satu pelaku menendang sepeda motor korban yang dikendarai oleh korban bernama Ahmad Shidik Pratama (21).
Korban lalu terjatuh dan saat itu juga para pelaku melakukan pengeroyokan dengan memukul menggunakan tangan kosong serta menendang berkali-kali.
Selanjutnya para pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian menuju arah selatan ke arah Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar.
(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelaku-penebasan-di-burger-king.jpg)