Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Hotel di Karangasem Beri Potongan 50 Persen
Hotel dan restoran di Karangasem terus berupaya memulihkan kunjungan wisatawan untuk menginap di Karangasem
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Hotel di Karangasem Beri Potongan 50 Persen
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Hotel dan restoran di Karangasem terus berupaya memulihkan kunjungan wisatawan untuk menginap di Bumi Lahar, pasca merebaknya berita virus corona.
Diantaranya memberikan promosi 30 - 50 persen bagi wisatawan mancanegara dan domestik.
Ketua Perhimpunan Hotel dan restoran Indonesia (PHRI) Cabang Karangasem, Wayan Kariasa menjelaskan, harga promosi sudah diterapkan sebagian besar hotel di Karangasem, mulai awal bulan Februari 2020.
Harapannya wisatawan mancanegara berdatangan menginap di Karangasem.
"Masalah virus corona yang terjadi di beberapa negara sangat berdampak ke pariwisata. Wisatawan yang menginap di Karangasem turun. Dari Januari sampai sekarang ada sekitar 100 kamar yang di-cancel wisman. Alasannya hampir sama, takut virus corona," ungkap Wayan Kariasa, Rabu (26/2/2020).
Ditambahkan, promo harga kamar bagian dari upaya recovery (pemulihan) wisata di Karangasem.
Mengingat kunjungan wisatawan mancanegara di Karangasem didominasi tamu Australia dan Eropa.
Melalui upaya ini wisatawan yang menginap dan berkunjung ke Karangasem terus meningkat.
"Promo ini untuk menutupi operasional hotel setiap harinya. Misalnya biaya operasional sekitar Rp 1 juta, karena ada promo jadi bisa tertutupi sekitar 500 ribu. Intinya agar operasional hotel dan restoran tetap jalan lancar," imbuh Kariasa yang juga menjabat Ketua Badan Promosi Wisata.
PHRI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Karangasem berupaya terus mempromosikan wisata di Karangasem melalui dunia digital atau promosi lewat brosur.
Pemilik hotel berharap kunjungan wisatawan bisa normal seperti dulu.
"PHRI, Dinas Pariwisata akan terus mempromosikan wisata di Karangasem. Mangsa pasaran kita akan cari, seperti wisatawan dari India. Semoga wisatawan kembali normal, serta tingkat hunian hotel di Karangasem terus meningkat," tambah Kariasa.
Kata Kariasa, pemilik hotel dan restoran di Karangasem juga bersyukur dengan kebijakan pemerintah pusat dalam pemulihan pariwisata di Provinsi Bali.
Diantaranya memberi diskon tiket pesawat beberapa persen.
Ditambqh lagi pemerintah berencana hapus pajak hotel restoran selama 6 bulanan.
"Untuk penghapusan pajak selama 6 bulan belum jelas turunannya. Menunggu kejelasan dari pusat," imbuhnya.
Sekarang beberapa hotel dan restoran masih sepi, seperti hotel sekitar Candidasa, Padang Bai, Tulamben, Amed, Sidemen, Karangasem, Bunutan, dan beberapa hotel di Kecamatan Kubu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-perhimpunan-hotel-dan-restoran-indonesia-phri-cbang-karangasem-wayan-kariasa.jpg)