BBPOM Denpasar
BBPOM Adakan Program Limao (5-O) untuk Edukasi Masyarakat, Tanyakan Ini Sebelum Beli Obat
Selain Si Oma Dio, BBPOM Bali juga mempunyai program untuk edukasi keamanan obat dan pangan, program tersebut bernama Limao (5-O).
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain Si Oma Dio, BBPOM Bali juga mempunyai program untuk edukasi keamanan obat dan pangan, program tersebut bernama Limao (5-O).
Tujuan diadakannya inovasi Limao (5-O) adalah untuk mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum membeli obat dengan menanyakan ke apoteker yang ada di apotek saat menebus obat tersebut.
• Volume Sampah Kiriman di Pantai Kuta Bali dan Sekitarnya Diprediksi Menurun, Begini Sebabnya
• Teka-teki Wabah Virus Corona, Beberapa Skenario Hewan Penyebar Wabah Muncul
• Siswi SMPN 6 Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Sekolah, Polisi Tangkap Pelaku
Pertanyaan yang diajukan tentang obat-obatan dapat seputar, bagaimana kandungan, khasiatnya, dosisnya, cara menggunakannya serta bagaimana efek samping dari obat tersebut.
“Dengan adanya inovasi Limao (5-O) masyarakat diharapkan bisa lebih berhati-hati lagi untuk membeli obat,” ujar, Ni G A N Suarningsih, Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Rabu (26/2/2020). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/program-limao-5-o-untuk-lebih-edukasi-masyarakat.jpg)