Volume Sampah Kiriman di Pantai Kuta Bali dan Sekitarnya Diprediksi Menurun, Begini Sebabnya

Volume sampah kiriman di Pantai Kuta dan sekitarnya diprediksi menurun dari tahun sebelumnya.

Volume Sampah Kiriman di Pantai Kuta Bali dan Sekitarnya Diprediksi Menurun, Begini Sebabnya
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Peselancar berjalan di bibir Pantai Kuta, Badung, Bali yang tengah dilanda musibah sampah kiriman, Kamis (27/2/2020).   

Volume Sampah Kiriman Di Pantai Kuta dan Sekitarnya Diprediksi Menurun

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Volume sampah kiriman di Pantai Kuta dan sekitarnya diprediksi menurun dari tahun sebelumnya.

Koordinator URC Desalut Made Gede Dwi Payana menyebut, fenomena tahun lalu sampah kiriman bisa mencapai 5 ribu ton sepanjang kejadian.

"Kejadian mulai dari Oktober 2018 hingga Maret 2019 dari 10 Zona, Pererenan sampai dengan Jimbaran total ada 5 ribu ton sampah, tahun ini dengan adanya pergeseran waktu kiriman ini diprediksi volume sampah kiriman menurun," kata Made kepada Tribun Bali di Pantai Kuta, Kamis (27/2/2020)

Sedangkan untuk tahun ini, kiriman sampah baru tampak mulai akhir Desember 2019 dan awal Januari 2020, dengan jumlah volume yang jauh dari angka tahun lalu.

"Hanya kita belum tahu, tahun ini fenomena sampai Maret atau mundur, soalnya kan curah hujan tahun ini juga agak aneh, beda dari tahun sebelumnya, kita harap menurun," harap dia.

"Desember, Januari, Februari ini ada sampah tapi tidak banyak," lanjut dia.

Hal senada juga disampaikan, Mandor URC Desalut Pantai Kita, Made Sunarsa yang menyebut, dalam kurun dua tahun terakhir volume sampah kiriman menurun jika dibandingkan medio 2015 hingga 2017 silam.

"2018- 2019 dan 2019-2020 ini menurun jika dibandingkan 2015 hingga 2017 lalu," katanya

Pengawas Pantai Kuta, Wiwik Haryanto menyebut, dalam sepekan terakhir ada sekitar 90 ton sampah yang diangkut menggunakan 30 dump truk.

"Mungkin karena tahun ini curah hujan menurun, volume sampah juga menurun," ujar dia. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved