Belajar dari Singapura, Masyarakat Diminta Tak Panik Hadapi Virus Corona
Seperti kita ketahui, Singapura telah mengonfirmasi 32 kasus warganya yang terinfeksi virus corona ( COVID-19).
Yang perlu digarisbawahi juga adalah kesiapan para pemimpin bisnis untuk menghadapi ini.
Bagaimana memastikan ketersediaan barang pokok dan juga fasilitas penunjang.
Pada akhirnya, warga Singapura memiliki alasan yang kuat untuk percaya bahwa pihak berwenang berkomitmen dan cukup kompeten untuk melindungi kesejahteraan publik.
Apa yang telah mereka lakukan sejauh ini, juga seharusnya tidak memberi alasan terlalu banyak kekhawatiran.
Yang tak kalah penting adalah bagi warga Singapura untuk memercayai warga negara mereka untuk tidak merusak kesehatan dan kepercayaan publik melalui tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak berperasaan.
Mereka pun menyadari masih memiliki banyak pekerjaan untuk memelihara ketahanan sosial dan kohesi.
Sehingga, tidak ada alasan untuk tak mempercayai kemampuan dan tekad untuk mengatasi bahaya yang jelas, selain rasa takut itu sendiri. (*)
• Pria yang Berprofesi Sebagai Produser Media Ini Kisahkan Pemeriksaan Virus Corona yang Dialaminya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/virus-corona-indo.jpg)