Tinju
Petinju Tyson Fury Pertama Kali Bertemu Paris Saat Berusia 15 Tahun
Petinju berusia 31 tahun ini menang TKO atas sang juara bertahan, Deontay Wilder.
TRIBUN-BALI.COM - Nama petinju Tyson Fury masih berada di atas awan setelah penampilannya yang impresif saat meraih gelar juara dunia kelas berat WBC.
Petinju berusia 31 tahun ini menang TKO atas sang juara bertahan, Deontay Wilder.
Dalam pertarungan jilid kedua di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (23/2/2020) pagi WIB, petinju dengan julukan The Gypsy King tersebut menghentikan perlawanan Wilder pada ronde ketujuh.
Seusai pertandingan, Tyson Fury menyanyikan lagu American Pie untuk istrinya yang ikut naik ke ring.
Wanita tersebut bernama Paris Fury, yang dinikahi Tyson pada November 2008. Tyson Fury pantas menyanjung sang istri karena dia yang telah "menghidupkan" kembali gairah hidup sang petinju.
• Ramalan Zodiak Keuangan Hari Ini Senin 2 Maret 2020: Sagitarius Harus Hemat, Scorpio Pesta Besar
• Cok Ace Beri Tanggapan Terkait WN Jepang Tularkan Virus Corona ke WNI
• Kisah Kamar Keramat di Hotel Grand Inna Bali Beach, Tetap Utuh Meski Kamar Lain Terbakar Hebat
Paris Fury bisa mengubah Tyson, yang sempat depresi, pemabuk dan pengguna narkoba, menjadi seorang ayah yang begitu mengasihi dan memperhatikan keluarga.
Nah, siapakah Paris Fury?
Berikut ini sekilas tentang wanita 29 tahun tersebut, termasuk kisah cintanya dengan sang petinju, dikutip dari The Sun.
Tyson Fury bertemu dengan Paris sekitar 15 tahun silam dalam sebuah acara pernikahan teman bersama mereka.
Kala itu, Paris masih berusia 15 tahun. Seperti Tyson yang tumbuh dalam lingkungan keluarga gypsy di Wythenshawe, Manchester, Paris juga bertumbuh dalam sebuah keluarga yang punya tradisi bepergian di Doncaster, South Yorkshire.
Pasangan ini bertemu kembali dalam sebuah kesempatan di Paris pada pesta ulang tahun ke-16.
Kemudian, mereka kian dekat dan kerab bersama, pergi nonton bioskop dan hampir setiap akhir pekan bermain ice skating.
Pernikahan Tyson dan Paris
Lama menjalin hubungan, Tyson dan Paris memutuskan untuk membangun bahtera rumah tangga dalam sebuah ikatan perkawinan pada November 2008.
Pasangan ini menggelar pernikahan tradisional di depan lebih dari 300 tamu di rumah Paris. Selama menjalin hubungan, Tyson dan Paris tetap mempertahankan tradisi jalan-jalan.
Meski demikian, mereka tetap menjaga kesucian hubungan karena tak pernah tidur bersama hingga malam perkawinan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/keluarga-tyson-fury.jpg)