Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kasus DBD di Bali

Anak TK di Jembrana Ini Meninggal Diduga Karena DBD, Ini yang Dikatakan Perbekel Desa Pengambengan

Seorang anak di Jembrana meninggal dunia diduga karena sakit demam berdarah, anak tersebut merupakan pasien dengan kasus DBD baru di Pengambeng

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
pixabay.com
Ilustrasi - Nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Seorang anak yang diketahui duduk di bangku TK (Taman Kanak-kanak) meninggal dunia diduga karena sakit demam berdarah.

Anak TK tersebut merupakan anak dari pasangan suami-istri, Nasrul dan Maspiroh.

Anak TK berumur enam tahun itu adalah Daniel Saputra, 6 tahun.

Menurut Perbekel Desa Pengambengan Kamaruzzaman, warganya yang meninggal itu diduga karena Demam Berdarah Dengue (DBD).

Perusahaan Farmasi di Denpasar Ini Gunakan Thermo Scanner Untuk Cek Suhu Tubuh Karyawannya

12.754 Siswa di Denpasar Ikuti UN Tahun 2020, Sekitar 9.868 Siswa Ikut UNBK

Jadwal dan Live Streaming Pekan Kedua Liga 1 2020, Ada Barito Putera vs Bali United

Hal itu diketahui saat pihak keluarga membawanya ke Puskesmas Pengambengan.

Dari pihak puskesmas akhirnya merujuk ke RSU Negara.

Kondisi bocah enam tahun itu sudah sangat parah, dan akhirnya dirujuk ke Sanglah.

"Itu telat penanganan ya pak. Karena informasinya memang dirawat di rumah. Sudah parah baru dibawa ke Puskesmas. Warga sekitar yang beri informasi tadi," ucapnya, Selasa (3/3/2020) saat dihubungi melalui selulernya.

Menurut Kamaruzzaman, pihak Desa sudah gencar melakukan segala upaya pembersihan.

Dan sepertinya, bocah enam tahun itu merupakan pasien dengan kasus DBD baru di Pengambengan, Jembrana, Bali.

Sebab, enam warganya yang juga mengalami DBD sudah terdata oleh pihak Dinkes Pemkab Jembrana.

"Kayaknya kasus baru. Karena dirawat di rumah itu tidak ke Puskesmas. Karena sebulan terakhir kami (aparat desa) dengan kepala Dusun di lima Banjar giat melakukan bersih-bersih," jelasnya.

Terpisah, Kelian Banjar Ketapang Muara Pengambengan Jamal Asik dikonfirmasi membenarkan ada anak warganya meninggal.

"Saya juga baru dengar jam 10 tadi pagi. Meninggal di RS Sanglah. Terlambat dibawa ke Puskesmas Pengambengan, dirujuk ke RS Negara kemudian ke RS Sanglah," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved