Breaking News:

Jaksa Tuntut Hukuman Lebih Berat Wanita Pemeran Video Mesum Vina Garut, Ini Alasannya

Kasus tindak asusila 'Vina Garut' (VA) yang kini masih berproses dipersidangan memasuki babak baru.

Editor: Ady Sucipto
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Terdakwa VA (kerudung hitam) dikawal aparat kepolisian dan terdakwa AD didampingi pengacaranya, Soni Sonjaya usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GARUT - Kasus tindak asusila ' Vina Garut ' (VA) yang kini masih berproses dipersidangan memasuki babak baru. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa VA lima tahun penjara. 

Sementara dua terdakwa lainnya yakni, AD dan WE justru mendapat tuntutan hukuman lebih ringan. 

Selain ancaman penjara, ketiga terdakwa pemeran video museum satu wanita lawan tiga pria itu juga harus membayar denda yang nilainya cukup fantastis.

Ketiga terdakwa dikenakan Pasal 4 ayat 1 Undang-undang Pornografi.

Sidang tuntutan kepada VA, pemeran wanita dalam video mesum satu wanita lawan tiga pria yang dimulai pukul 14.00 WIB berlangsung sekitar satu jam.

VA yang menggunakan masker, terus tertunduk saat digiring petugas ke ruang sidang dari ruang tahanan.

Usai sidang, VA juga menghindari sorotan kamera para wartawan.

Ia yang mengenakan rompi tahanan tak mau berkomentar terkait tuntutan jaksa.

Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, menuturkan, tuntutan lima tahun itu diberikan dengan berbagai pertimbangan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved