Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Diduga Penyakit Epilepsi Kumat, Sri Asih Ditemukan Tewas Dipinggir Sungai

Nyoman Sri Asih (57) ditemukan tewas di pinggir sungai Bakung, diduga penyakit epilepsi kambuh

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Foto : Tim SAR Buleleng saat mengevakuasi jenazah Nyoman Sri Asih, Senin (9/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Diduga penyakit epilepsi kambuh, Nyoman Sri Asih (57) ditemukan tewas di pinggir sungai Bakung, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, BulelengBali, Senin (9/3/2020) pagi.

Korban, sebelumnya dilaporkan oleh keluarganya hilang sejak Minggu kemarin.

Kepala Pos SAR Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, setelah menerima informasi dari keluarga korban, pihaknya dibantu warga langsung melakukan pencarian di Sukasada, tempat biasanya korban mencari barang rongsokan.

Namun saat itu hasilnya nihil.

3 Zodiak Paling Sial Minggu Ini, Fase Terburuk! Aquarius Jangan Sampai Kecewa Terlalu Dalam

KBRI: Sebanyak 1.239 WNI yang Tinggal di Daerah Lock Down Italia Negatif Virus Corona

Dua Hari Menghilang, Tim SAR Temukan Sri Asih Tak Jauh Dari Rumahnya

Sehingga diputuskan untuk kembali melakukan pencarian pada Senin pagi, dimana lokasi penelusuran difokuskan di sepanjang sungai Bakung.

"Menurut keterangan keluarganya, korban juga sering mencari barang-barang rongsokan di sekitar sungai Bakung. Sehingga kami mencoba melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai itu," terang Hendri.

Saat melakukan penelusuran di sepanjang sungai Bakung, petugas mulanya menemukan barang-barang rongsokan milik korban.

Kemudian, pencarian dilanjutkan ke arah utara, hingga akhirnya pihaknya berhasil menemukan korban Sri Asih, tertelungkup dipinggir sungai dengan keadaan telah meninggal dunia.

Kini jenazah korban telah dibawa ke RSUD Buleleng untuk menjalani visum.

"Jarak antara barang rongsokan dengan jenazahnya sekitar 20 meter. Dia meninggal bukan karena terseret arus, namun murni karena penyakit epilepsinya kumat. Sebab, menurut keterangan warga air yang mengalir di sungai Bakung itu tidak pernah besar," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved