Kabel Tanam di Ubud Masih Tahap Pembahasan, Ini yang Dikatakan PLN Bali Timur
Pemkab Gianyar telah menyelipkan anggaran penanaman kabel di Ubud, dengan prioritas Catuspata
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Permasalahan kabel ‘udara’, selama ini kerap menimbulkan persoalan, terutama dalam hal tradisi dan budaya, yakni upacara pelebon.
Pelebon keluarga Puri Agung Ubud selama ini selalu digelar secara besar-besaran, dengan tinggi bade yang mencapai puluhan meter.
Karena itu, setiap ada pelebon Puri Agung Ubud, kabel harus diputus sementara.
Baik kabel PLN, dan sebagainya.
• Harga iPhone Terbaru Maret 2020, Mulai Rp 6 Jutaan Hingga Rp 27 Juta
• Pemkab Karangasem Gelar Acara Free Tour & Karangasem is Safe untuk Yakinkan Wisman
• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 9 Maret 2020: Scorpio Diterpa Badai, Buang Keraguanmu Cancer!
Pelayanan listrik PLN yang terpaksa diputus ini kerap menimbulkan masalah bagi warga.
Mulai dari para pecinta koi, dimana sirkulasi kolam yang mati menyebabkan ikan koi menjadi stres lalu mati.
Selain itu, pemilik rumah makan, dimana makanan yang ditaruh di mesin pendingin mengalami kebusukan.
Saat ini, Pemkab Gianyar telah menyelipkan anggaran penanaman kabel di Ubud, dengan prioritas Catuspata atau di depan Puri Agung Ubud sampai sejauh satu kilometer ke arah timur.
Penanaman kabel ini bukan ide baru, namun hal ini sudah menjadi cita-cita Pemkab Gianyar 10 tahun lalu, yakni saat kepemimpinan Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace.
Manager UP3 PLN Bali Timur, Edi Cahyono, Minggu (8/3/2020) mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan pihak-pihak terkait, seperti Pemkab Gianyar maupun Pemprov Bali.
Dia menegaskan, penanaman kabel bawah tanah bukan hal yang sulit.
Meski demikian, harus ada persetujuan dari banyak pihak.
Baik itu bidang perhubungan, pihak banjar yang akan terdampak pemadaman saat proyek berjalan, dan sebagainya.
“Ini butuh kerjasama antara pihak, baik pemerintah daerah maupun dinas,” ujarnya.
Terkait proses waktu yang dihabiskan nantinya dalam proyek ini, Edi mengatakan hal tersebut tergantung koordinasi berbagai pihak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pln-unit-induk-distribusi-bali-mengimbau.jpg)