Seorang Lansia Tewas Terseret Arus Saluran Irigasi di Bangli
Seorang lansia dilaporkan terseret arus, ketika warga mencoba menolong, lansia tersebut telah meninggal dunia
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seorang lansia dilaporkan terseret arus, Selasa (10/3/2020).
Ketika warga mencoba menolong, wanita berusia 64 tahun itu telah meninggal dunia.
Wakapolsek Susut, IPTU I Putu Karyasa mengungkapkan lansia tersebut bernama Ni Nengah Mudri, asal Desa/Kecamatan Susut, Bangli, Bali.
Kejadian berawal saat seorang warga sekitar bernama I Wayan Lanus yang hendak membawa gabah sekitar pukul 14.00 Wita.
• Tersinggung Karena Kerap Diusir, Empat Remaja Desa Songan Bangli Lempari Sekolah Dengan Batu
• BPJS Kesehatan Akui Masih Hitung Ulang Besaran Dana yang Harus Dibayarkan ke Faskes
• Mobil Istri Irjen Boy Rafli Ditabrak Bus Transjakarta, Disebut Bus Tiba-tiba Melaju Kencang
Ditengah perjalanan pria 63 tahun itu berpapasan dengan Nengah Mudri, yang hendak mandi di saluran irigasi Banjar Manuk.
Selang beberapa saat, Lanus yang hendak mencari Mudri dalam perjalanan dipanggil oleh Jro Mangku Merta, serta diberi tahu bahwa Mudri tenggelam di saluran irigasi.
Keduanya bergegas menuju lokasi untuk melakukan pertolongan.
Namun saat ditemukan, Mudri dalam kondisi meninggal dunia tanpa busana dengan posisi terlentang.
"Korban tersangkut pada gorong-gorong. Kepala korban menghadap ke utara, dan oleh warga sekitar jenazah korban dievakuasi untuk dibawa pulang ke rumah duka," ujarnya.
Berdasarkan olah TKP dan keterangan keluarga korban, diketahui bahwa kondisi Mudri sudah linglung.
Ia kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
"Korban juga kerap sakit-sakitan. Diduga kuat karena kondisinya tersebut, korban tidak kuat menahan arus saluran irigasi yang deras sehingga teseret arus dan meninggal dunia," ucap Karyasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/polisi-ketika-meminta-keterangan-keluarga-korban.jpg)