Pilkada Denpasar 2020
Lawan PDIP di Pilkada Denpasar, Sugawa Korry Harap NasDem Ikut Barisan Golkar
Apalagi, pihaknya saat ini sedang gencar mencari rekan koalisi di enam Pilkada se-Bali, khususnya di Pilkada Denpasar.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
"Ya kita juga komunikasi-komunikasi, tidak saja dengan NasDem kita terbuka buat semua," paparnya.
Pun apakah pihaknya akan mendukung Mas Sumantri yang diusung NasDem di Pilkada Karangasem.
Ia mengaku hal tersebut sangat terbuka. Hanya saja, hal tersebut harus melihat hasil survei.
"Ya kemungkinan sangat terbuka itu," tambahnya.
Sebelumnya, NasDem dan Golkar sepakat mengusung calon kepala daerah (Cakada) berkualitas.
Kedua partai besar ini ingin pesta demokrasi di daerah memberikan dampak signifikan pada masyarakat.
"Golkar dan NasDem mengupayakan agar sinergitas yang dimiliki tetap harus terjaga sedemikian rupa hingga menghasilkan output, hasil dari pada Pilkada yang berkualitas," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin kemarin.
NasDem dan Golkar sepakat mengusung calon berkapabilitas dan memiliki elektabilitas baik. Calon yang gigih dalam berkompetisi dan bermanfaat untuk daerah jika terpilih.
Surya Paloh menyebut NasDem-Golkar baru sekadar membicarakan strategi menuju Pilkada 2020. Belum ada pembicaraan terkait Pemilihan Presiden 2024.
"Pemilu 2024 masih jauh. Jadi belum ada diskusi-diskusi yang penting," ujar dia.
Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily mengamini bahwa partainya telah sepakat untuk berkoalisi dengan NasDem di Pilkada 2020.
Namun, kata Ace, Golkar maupun NasDem masih menjajaki daerah mana saja yang akan jadi lahan untuk berkoalisi.
"Kami telah menyepakati untuk berkoalisi di sejumlah daerah dalam Pilkada 2020. Soal daerahnya, ya tentu secara teknis masih dijajaki di mana saja," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wakil-ketua-dprd-bali-nyoman-sugawa-korry23.jpg)