Bali United

Tangkal Virus Corona, Bali United Jalani Latihan Tertutup, Teco: Hati-hati dengan Virus ini

Tangkal Virus Corona, Bali United Jalani Latihan Tertutup, Teco: Hati-hati dengan Virus ini

Penulis: Marianus Seran | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Marianus Seran
Foto Pelatih Stefano Cugurra Teco di Manila. 

TRIBUN-BALI.COM- Skuat Bali United telah tiba di Bali dari Manila, Filipina, Kamis (12/3/2020) .

Setelah tiba, Serdadu Tridatu tidak menjalani sesi latihan alias libur.

Tim baru kembali berlatih Jumat (13/3/2020) di Gelora Trisakti Legian.

Untuk pertama kali, latihan Bali United akan ditutup dari publik untuk memproteksi pemain Bali United dari ancaman penularan virus corona atau covid - 19.

"Sekarang kita mau latihan tertutup, hanya wartwan bisa liput latihan, karena mereka harus tetap kerja juga, dan masuk di dalam lapangan," tegas Teco Kamis (12/3/2020).

Pelatih asal Brasil ini, menambahkan, lebih bagus, orang yang lain tidak berada di sekitar lapangan.

"Terkait virus ini kita harus benar hati-hati, karena di Italia, yang dimana saya pernah kerja di sana, punya banyak teman di sana, sekarang banyak teman saya tidak bisa keluar dari rumah, hidup mereka berubah. Saya dengar Liga Italia awalnya pertandingan tertutup tapi sekarang tidak ada pertandingan lagi. Berita sangat buruk bagi sepakbola dunia," jelas Teco.

Selain itu, Bali United yang baru menjalani laga tanpa penonton di kancah Piala AFC 2020, kontra Ceres Negros, Rabu (11/3 /2020) malam di Stadion Rizal Memorial Manila, akan kembali menjalani laga kontra Madura United di Liga I Indonesia 2020, Minggu (15/3/2020) sore.

Laga ini belum ditetapkan, apakah boleh ditonton atau steril dari penonton di Stadion Dipta Gianyar.

Karena laga pekan ketiga antara Bhayangkara FC VS Persija Jakarta, digelar tanpa penonton.

"Saya tidak bisa jawab ini, pasti semua pemain, fans, mau nonton laga ini. Kami mau fans ada saat pertandingan berlangsung.
Kemarin kita bermain tanpa penonton di Manila, pertandingan tidak kelihatan seperti laga resmi," kata Teco.

Ia menyerahkan semuanya kepada pemerintah dan PSSI.

"Tapi semua dari atas kita, harus tahu ini benar benar masalah besar di dunia. Kita bisa jaga agar tak ada orang sakit dan meninggal. Sehingga lebih bagus kita jaga ini, tertutup lebih bagus, buat semua orang, tapi kurang bagus buat klub. Karena kalau tertutup bisnis klub tidak jalan. Dia butuh duit dari tiket penonton, " jelas eks pelatih Persija Jakarta ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved