Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Jokowi Belum Berpikir Lockdown, Padahal WHO Minta Dunia Serius Tangani Penyebaran Virus Corona

Jokowi Belum Berpikir Lockdown, Padahal WHO Minta Dunia Serius Tangani Penyebaran Virus Corona

ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Statement Final Jokowi: Pilih 260 Juta Penduduk Indonesia, Ketimbang 689 WNI Teroris Pelintas Batas 

TRIBUN-BALI.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah belum akan mengambil tindakan lockdown terhadap wilayah yang terkena virus corona.

Seperti diketahui, WHO telah menetapkan virus corona (Covid-19) sebagai pandemi.

WHO memperingatkan kepada seluruh dunia agar fokus dan serius dalam menangani penyebaran virus corona ini.

Siswi SMP Dianiaya Tiga Satpam hingga Tewas, Korban Dipukuli dengan Batu, Mayat Dibuang di Parit

Di beberapa negara, mereka mengambil tindakan tegas yakni berupa lockdown untuk membatasi penyebaran virus ini.

Beberapa negara tersebut diantaranya yakni Italia, Denmark, Filipina, dan Irlandia.

Presiden Jokowi saat konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/2020), menyatakan dirinya belum mempunyai pemikiran untuk melakukan lockdown.

Bermula dari Obrolan Nakal di WhatsApp, Gadis SMP Dua Kali Digagahi Teman Sebayanya

Ia mengahargai kerjasama yang dilakukan seluruh jajaran kementerian dan lembaga termasuk pemerintah daerah.

"Belum berpikir ke arah sana, tapi saya sangat menghargai kerjasama seluruh kementerian dan lembaga termasuk juga pemerintah daerah," kata Jokowi menjawab pertanyaan awak media seperti disiarkan Kompas TV.

Ia juga mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah daerah yang mampu mengedukasi masyarakat dan memberikan penjelasan terkait Covid-19 dengan baik.

Buntut Tewasnya Dua Siswi SMP di Buleleng, Murid SMP Bakal Dilarang Kendarai Motor ke Sekolah 

"Saya ingin juga memberikan apresiasi terhadap daerah yang mampu mengedukasi ke masyarakat, memberikan penjelasan yang baik, seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, saya kira hal-hal seperti itu yang bisa menenangkan masyarakat," kata Jokowi.

Disisi lain, Jokowi tak ingin masyarakat panik dalam menghadapi virus ini.

Jokowi menegaskan, dalam melakukan penanganan sebaran virus corona, pemerintah terus berupaya keras.

"Langkah-langkah serius telah kita ambil tetapi juga, sekali lagi saya sampaikan, di saat bersamaan saya tidak ingin menciptakan rasa panik, tidak ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat," kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, pemerintah telah dan akan terus melakukan contact tracing atau pelacakan dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Pihaknya telah dikoordinasi BNPB, didampingi Kemenkes, TNI, Polri untuk melakukan pelacakan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved