Breaking News:

Tertangkap di Hutan Setelah Bakar Istri di Dalam Truk, Pelaku Mengaku Tak Sengaja

Machrizal Pahlevi ditangkap polisi lantaran diduga telah membakar istrinya sendiri, Eviana Ros (30) di dalam truk.

Tribunkaltim.co/Zainul
Truk yang menjadi lokasi pembakaran terhadap korban Eviana Ros, yang saat ini menjalani penanganan di RSKD Balikpapan, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BALIKPAPAN - Pelaku pembakar istri di Balikpapan, Kalimantan Timur akhirnya ditangkap polisi.

Pelaku bernama Machrizal Pahlevi (42) itu ditangkap tim Beruang Hitam Polresta Balikpapan pada Jumat (13/3/2020).

Machrizal Pahlevi ditangkap polisi lantaran diduga telah membakar istrinya sendiri, Eviana Ros (30) di dalam truk.

Ia ditangkap saat sedang bersembunyi tak jauh dari lokasi kejadian.

Satu Jam Sebelum Tubuhnya Dibakar Suami Dalam Truk, Eviana Menangis di Live Facebook

Dikutip TribunJakarta dari Kompas.com, hal itu diungkapkan Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Harun Purwoko.

"Dia (pelaku) ditangkap saat bersembunyi di dalam hutan di sekitar lokasi kejadian," ungkap Kompol Harun, Senin (16/3/2020).

Diketahui Eviana Ross (30) dibakar pelaku saat truk sedang terparkir di Jalan Manunggal, depan Pasar Sore, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.

Kejadian nahas itu terjadi saat korban dan suaminya berada di dalam truk dengan nomor polisi KT 8992 LZ kuning.

Di dalam truk itu keudanya sempat terlibat cekcok mulut hingga berujung pembakaran.

Menurut keterangan pelaku, ia kesal istrinya suka marah tanpa sebab.

Kadang-kadang mengeluarkan kata-kata kotor ke pelaku.

Pelaku Berdalih Tak Sengaja

Kepada polisi, pelaku mengaku kejadian tersebut dilakukan tanpa sengaja.

"Tapi kita tanya bagaimana cara membakarnya, pelaku beralibi seolah-olah kejadian itu tak sengaja," kata Harun.

Pelaku berdalih, saat itu sedang memegang botol berisi bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi tutupnya terbuka.

Kemudian, tangan kanannya memegang korek api dan membakar rokok.

Saat dia menyalahkan korek api langsung tersulut.

"Tapi kami belum begitu yakin dengan keterangannya itu. Terus kami tanya, kenapa beli bensin, kan kendaraan truk pakai solar. Alasan dia, bensin itu buat baiki mesin apabila mati. Kami masih dalami terus," terang Harun.

Harun menduga pembakaran tersebut sudah direncanakan pelaku dengan menyiapkan bensin dan lainnya.

Hasil pendalaman polisi kedua pasangan ini nikah siri.

Korban memiliki tiga anak dengan suami sebelumnya.

Sedangkan pelaku juga memiliki tiga anak tapi dibawa istri pertama.

Saat ini polisi sudah menetapkan pelaku tersangka dengan pengenaan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

Warga Dengar Teriakan

Mulanya korban dan pelaku terlibat pertengkaran di dalam sebuah mobil truk.

Namun tiba-tiba warga sekitar Jalan manunggal dikejutkan oleh teriakan korban dari dalam mobil.

Saat dicek oleh warga ternyata korban dalam keadaan terbakar.

Saat itu juga warga berinisiatif melakukan pertolongan dengan memadamkan api.

Tindakan yang terbilang tidak punya hati nurani itu terjadi di dalam sebuah mobil truk ekspedisi berlogo JNE dengan nopol KT 8992 LZ warna kuning.

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko langsung meluncur di tempat kejadian perkara (TKP) usai mendapat laporan adanya penganiyaan dari masyarakat.

Ia menjelaskan, penganiayaan tersebut awalnya diketahui oleh warga sekitar.

Dikutip TribunJakarta dari TribunKaltim, Kompol Harun Purwoko membenarkan adanya peristiwa KDRT tersebut.

Setelah mengetahui peristiwa tersebut, pihaknya langsung mendatangi rumah sakit dimana wanita itu dirawat saat ini.

Machrizal diketahui secara tega membakar Eviana hingga mengakibatkan luka bakar sekitar 70 persen pada tubuh istrinya itu.

"Benar telah terjadi penaganiyaan kepada seorang perempuan dan pelakunya ada suaminya sendiri. Korban mengalami luka bakar sekitar 70 p akibat penganiayaan itu,” kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi melaui Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko.

Usai lakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri dengan cara dibakar di dalam mobil, pelaku akhirnya melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Korban Sempat Live Facebook

Satu jam sebelum dibakar suami, Eviana sempat melakukan siaran langsung di akun Facebook miliknya.

Hal itu diungkap adik korban, Dani yang sempat menyaksikan siaran langsung Eviana.

"1 jam sebelum kejadian tu sempat siaran langsung kasian dia di Facebook," ujar Dani.

Hal itu juga dibenarkan oleh sang ayah, Udin Mukhlis, bahwa korban sempat melakukan siaran langsung di facebook.

Ayah korban bahkan mengatakan bahwa Eviana sempat menangis dalam siaran langsung tersebut.

"Saya lihat siaran langsungnya itu dia nangis. Sebelum dia siaran langsung itu juga dia habis telepon saya sambil nangis-nangi," ungkap Udin.

Udin juga mengatakan, putrinya terlihat melakukan siaran langsung di sebuah pantai.

Akan tetapi ia tidak mengetahui pantai mana yang dijadikan tempat siaran langsung pada akun Facebook Eviana.

Ndak tau itu di pantai mana dia siaran langsungnya," ungkap Udin Mukhlis

Saat ini korban Eviana Ross berada di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) dan masih dalam penanganan intensif.

Kondisi Korban Masih Kritis

Ayahkorban, Udin Mukhlis mengatakan, saat ini Eviana dalam keadaan kritis.

"Dia sadar, tapi keadaannya masih kritis kata dokter tadi.

Ndak bisa bicara juga tadi karena diperban semua mukanya, tapi dia bisa gerakkan tangannya kayak mau meluk saya tadi," ujar ayah korban.

Udin Mukhlis menuturkan, bahwa dokter mengatakan kepadanya kemungkinan pulihnya korban hanya sebesar 30 persen.

Ia juga mengatakan bahwa sebagai orang tua dirinya hanya bisa berharap kesembuhan anaknya.

"Saya yakin walaupun kemungkinan hidupnya hanya 30% kalau Allah menghendaki dia sembuh pasti bakal sembuh 1% sekalipun kalau sudah Allah sudah berkehendak pasti bisa sembuh. Keluarga hanya bisa memohon kepada Allah agar anak saya bisa diberi kesembuhan," harap sang Ayah.

Dirinya juga mengharapkan pelaku dapat segera ditangkap.

"Harapan kami agar pelakunya secepatnya ditangkap," lanjutnya.

Ibu Korban Sempat Rasakan Firasat Buruk

Ibu korban, Waria mengatakan, satu hari sebelum kejadian dirinya sempat merasakan perasaan tidak enak.

"Kemarin itu perasaanku kayak ndak enak, karena tumben anak itu (Eviana Ross) ndak pernah ke rumah, hampir seminggu sudah ndak ke rumah. Biasanya ada aja dia datang ke rumah," tutur Waria.

Pelaku Ternyata Suami Kedua Korban

Pelaku, Machrizal Pahlevi yang tega membakar istrinya sendiri hingga saat ini belum ditemukan oleh pihak Kepolisian.

Ibu korban, Waria meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera menemukan dan menangkap pelaku.

"Tadi ada polisi banyak datang ke sini, ada sekitar 15 orang kayaknya. Saya bilang ke mereka untuk segera menangkap orang itu (pelaku)."

"Polisi bilang sama saya kalau mereka bakal tangkap orang itu, mereka sudah bagi tugas supaya cepat ditemukan," ujarnya kepada Wartawan, Jumat (13/3/20).

Diketahui pelaku pembakaran tersebut merupakan suami kedua dari korban, Eviana Ross.

Waria mengaku bahwa dirinya dan suaminya tidak pernah melihat wajah pelaku.

"Saya ndak pernah lihat mukanya laki itu (pelaku), Bapaknya (Ayah korban, Udin Mukhlis) juga ndak pernah lihat mukanya.

Saya jengkel juga sama dia karena ninggalin suami sama anak-anaknya. Pernah dia mau kasih ketemu saya, saya bilang jangan kamu bawak laki-laki ke rumah (rumah Waria) ini," lanjutnya.

Waria mengatakan bahwa korban memiliki 4 orang anak dari suami pertamanya.

"Ada 4 anaknya dari suami pertamanya, yang paling kecil ikut sama Kainya (Ayah korban).

Dia (korban) sama suami pertamanya itu belum cerai, masih ada surat nikahnya di rumah itu," ungkapnya.

(TribunJakarta/TribunKaltim/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Suami yang Bakar Istri di Dalam Truk di Balikpapan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved