Corona di Indonesia

Kementerian BUMN Berencana Menggabung Ragam Aplikasi Jadi Satu, Bantu Warga Swa-Isolasi COVID-19

Kementerian BUMN berencana menggabungkan ragam aplikasi ke dalam satu platform tunggal

Istimewa
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menggabungkan ragam aplikasi ke dalam satu platform tunggal demi memudahkan masyarakat yang menjalani swa-isolasi (self-quarantine) dan bekerja dari rumah (work from home). 

Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga lewat keterangannya di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

"Yang terbaru, Kementerian BUMN diminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatukan berbagai platform seperti Gojek, Grab, Halodoc, Alodoc. Nanti kerja sama ini akan kami launching secara cepat demi men-support pasien yang mau tinggal di rumah," kata Arya. 

Menurut dia, apabila semua aplikasi yang memudahkan kehidupan masyarakat itu digabungkan, kebutuhan warga yang menjalani swa-karantina dalam rumah dapat terpenuhi lebih mudah. 

Charter Flight LOT Polish Airlines Jemput 284 WN Polandia di Bali, Cegah Terpapar COVID-19

Daftar Produk Rumah Tangga Yang Bisa Digunakan untuk Disinfeksi Virus Corona

Ditengan Wabah Covid-19, Kodam IX/Udayana Tetap Sukseskan TMMD ke 107

"Ini kita konsepkan, jangan khawatir di rumah. Kita bantu dalam waktu minggu ini persiapannya," tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Gojek dan Grab merupakan aplikasi multiguna yang melayani kebutuhan transportasi, pemesanan makanan, pengantaran barang, sampai pembayaran berbagai tagihan seperti pulsa dan listrik.

Sementara itu, Halodoc dan Alodoc merupakan aplikasi layanan konsultasi yang memungkinkan pengguna bertanya langsung dan meminta resep ke dokter melalui online.

Sejak minggu lalu, Pemerintah Indonesia menganjurkan masyarakat untuk mengindari aktivitas di luar rumah demi menekan penyebaran jenis baru virus corona atau lazim dikenal COVID-19.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak dua minggu lalu sampai 5 April juga mengimbau pembatasan kegiatan dengan mengalihkan kegiatan belajar tatap muka jadi via Internet, membatasi restoran untuk hanya melayani pesan antar dan bungkus, serta menutup sebagian besar fasilitas umum.

Dengan adanya bentuk kerja sama multiplatform yang digagas Kementerian BUMN maka diharapkan dapat membantu pengurangan risiko penyebaran COVID-19 di lingkungan masyarakat dan memudahkan dalam melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah Indonesia.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved