Wapres Sebut Larangan Mudik saat Lebaran Perlu Diputuskan dalam Rapat Terbatas

Meski begitu Ma'ruf masih mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak melakukan mudik lebaran.

Wapres Sebut Larangan Mudik saat Lebaran Perlu Diputuskan dalam Rapat Terbatas
Dok. KIP/Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin saat melakukan video conference dengan Presiden Jokowi, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah masih belum memutuskan kebijakan terkait larangan mudik lebaran tahun 2020.

Sebelumnya larangan mudik merupakan salah satu dari opsi yang dikaji pemerintah menghadapi lebaran di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

 Namun, kebijakan tersebut perlu diputuskan melalui rapat terbatas.

"Nanti putusannya akan ditetapkan apakah akan melarang atau masih bersifat imbauan," ujar Wakil Presiden Ma'ruf Amin kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Meski begitu Ma'ruf masih mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak melakukan mudik lebaran.

Kontak Dengan Residen Unair Positif Covid-19, 175 Tenaga Medis RSUP Sanglah Berstatus ODP

Penurunan Penumpang di Pelabuhan Gilimanuk Capai 60 Persen

IDI Dukung Wacana Larangan Mudik Saat Lebaran Guna Cegah Penyebaran Virus Corona

Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Potensi penyebaran Covid-19 dinilai Ma'ruf tinggi. Mengingat saat mudik lebaran terdapat kondisi yang berdesak-desakan atau menciptakan kerumunan.

"Ada bahaya yang mungkin terjadi di perjalanan maupun di kerumunan ketika di kampung halaman," terang Ma'ruf.

Imbauan untuk tidak bepergian juga telah disampaikan pemerintah saat ini.

Bahkan, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk bekerja dan belajar dari rumah.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved