Corona di Bali
Hasil Tes Seorang Pria 28 Tahun Pekerja Migran di Klungkung Mengarah ke Covid-19, Kini Diisolasi
Hal ini diketahui setelah dilakukan rapid test dan swab terhadap pasien berusia 28 tahun tersebut.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Seorang pasien dalam pengawasan yang saat ini diisolasi di RSUD Klungkung, Bali mengarah ke positif virus corona atau covid-19.
Hal ini diketahui setelah dilakukan rapid test dan swab terhadap pasien berusia 28 tahun tersebut.
Walau sudah mengarah ke positif covid-19, Dinas Kesehatan Klungkung kembali mengirim sampel pasien tersebut ke Laboratorium di Jakarta dan statusnya nanti ditetapkan oleh Pemprov Bali.
"Hasil rapid test dan swab lokal pasien dalam pengawasan tersebut, memang mengarah ke positif covid-19. Tapi sesuai protap, sekali lagi dilakukan swab pasien itu di laboratorium Kementrian. Sampelnya sudah kami kirim ke Jakarta, nanti diumumkan langsung oleh Satgas Provinsi Bali," ujar Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung, I Gede Putu Winastra, Rabu (1/4/2020).
Pasien tersebut merupakan laki-laki berusia 28 tahun, berasal salah satu desa di Kecamatan Klungkung.
Pasien tersebut memiliki riwayat bekerja di luar negeri (pekerja migran) dan baru kembali ke tanah air (17/3/2020) lalu.
Saat itu kondisinya baik dan diminta melakukan karantina secara mandiri di rumah.
Namun keadaanya mulai kurang sehat (20/3/2020).
Pasien mengalami demam tinggi, Sabtu (28/3) dan dirawat di RSUD Klungkung. Sekitar pukul 23.26 Wita, status pasien tersebut tingkatkan menjadi pasien dalam pengawasan covid-19.
"Saat ini, kondisi pasien yang mengarah ke positif covid-19 itu sudah mulai membaik. Kondisi stabil, tidak pilek, tidak demam, hanya masih batuk," jelasnya.
Setelah hasil rapid test mengarah ke positif covid-19, Dinas Kesehatan sudah melakukan penelusuran terhadap riwayat kontak dari pasien tersebut.
"Ada 38 orang yang sempat kontak dengan PDP tersebut. Semua saat ini semuanya sedang dikarantina secara mandiri, dengan pengawasan dari desa dinas dan desa adat setempat," tegasnya.
Sementara hingga Selasa (31/3/2020), ada 2 pasien dalam pengawasan lainnya yang diisolasi di RSUD Klungkung.
Seorang PDP merupakan pria berusia 55 tahun, asal Kecamatan Klungkung dengan keluhan mengalami pneumonia.
Sementara seorangnya lagi, merupakan mahasiswi dengan riwayat perjalanan ke daerah tranmisi lokal covid-19.
"Keduanya sempat mengalami demam tinggi sampai lebih dari 38 drajat celcius. Setelah dilakukan rapid test, keduanya negatif covid-19. Namun kondisi kesehatannya terus kami pantau," ungkap Winastra.
Sementara Dinas Kesehatan Klungkung, Rabu (1/3/2020) mengadakan rapid test bagi seluruh orang dalam pengawasan covid-19 di Gor Swecapura, Klungkung. (Mit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/polres-klungkung-ikut-melakukan-penyemprotan-disinfektan.jpg)