Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Pembagian Sembako untuk Kelurga Kurang Mampu di Denpasar Dilaksanakan dengan Jemput Bola

Mertajaya mengatakan, dalam pembagian sembako ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi cegah virus Corona

Tayang:
Dinas Sosial
Penyaluran bantuan sembako di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Di tengah wabah Corona atau Covid-19, bantuan sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau keluarga kurang mampu di Denpasar, Bali, dilaksanakan dengan jalan jemput bola. 

Penyaluran bantuan sembako ini tetap dilaksanakan karena menyangkut kebutuhan pokok warga.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Made Mertajaya mengatakan, dalam pembagian sembako ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi cegah virus Corona atau Covid-19

Bantuan ini merupakan program transformasi dari program raskin-rastra Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Ramalan Zodiak 5-11 April 2020: Aries Saatnya Introspeksi Diri, Virgo Jangan Mengulangi Kesalahan

Hasil Lelang Sepatu Kadek Agung Akan Dipakai untuk Membantu Tenaga Medis di Bali

Ramalan Shio Hari Ini 4 April 2020: Kehadiran Shio Kuda Menginspirasi, Shio Monyet Cobalah Hal Baru

"Tahun ini bernama Program Sembako dengan perluasan jenis komoditi yang mengandung sumber karbohidrat seperti beras, jagung, sagu, sumber protein hewani seperti telur, daging ayam, ikan, sumber protein nabati seperti tahu, tempe, kacang-kacangan dan sumber vitamin mineral seperti sayur-sayuran dan buah-buahan," kata Mertajaya. 

Ia mengatakan, biasanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau keluarga kurang mampu mendapat bantuan sembako setiap bulan (non tunai) sebesar Rp 150.000 yang bisa ditukarkan di agen.

Juga di e-Warong yang ditunjuk dan telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Sosial, pemerintah kota,  Dinas Sosial dan Bank Penyalur (Himbara). 

Namun, untuk antisipasi dampak Covid-19, tahun ini nilai bantuannya ditambahkan menjadi Rp 200.000.

Besaran ini berlaku sementara dari Bulan Maret hingga Agustus 2020.

"Dalam langkah percepatan penyaluran ditengah merebaknya virus Corona, Dinas Sosial melajukan penyaluran dengan cara jemput bola disamping kerjasama dengan e-warong yang ada," katanya.

Adapun total penerima Program Sembako di Kota Denpasar sebanyak 3058 KPM.

Selain itu, Dinas Sosial Kota Denpasar bersama Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH dan Bank Tabungan Negara sekaligus melaksanakan sosialisasi cegah virus Corona terhadap KPM dengan membagikan selebaran upaya pencegahan.

Petugas juga telah menyiapkan sabun cuci tangan, hand sanitizer dan semprotan disinfektan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved