Ngopi Santai
Selembar Foto Tanpa Caption
Hati yang gembira adalah obat. Tersenyum akan membuatmu lebih panjang umur.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tersenyum sedikit tapi auranya menunjukkan kesenangan, kesayangan dan kegembiraan hati.
Di tengah tsunami informasi pandemi Covid-19 yang menyerang saraf mata, otak dan hati berhari-hari, sesungging senyum ikut menumbuhkan harapan.
Berbagai studi menunjukkan, senyum akan membuat seseorang merasa lebih sehat.
Tersenyum mampu meningkatkan produksi endorpin yang dapat mengurangi stres dan memberi efek bahagia.
Mirip Covid-19
Watak senyum mirip Covid-19 yaitu mudah menular.
Ketika orang lain melihat tuan tersenyum. mereka tersugesti ikut tersenyum.
Ketika puan tersenyum manis pada seseorang, maka dia akan membalasmu dengan senyuman pula.
Benar kata kaum bijak bestari, senyum merekah menyejukkan jiwa.
Hati yang gembira adalah obat.
Tersenyum akan membuatmu lebih panjang umur.
Dalam terminologi psikolog, senyum manis merupakan energi positif bagi diri sendiri dan orang lain.
Saya unggah foto tersenyum mengikuti seruan bijak agar memanfaatkan medsos untuk menebarkan hal-hal positif.
Kami yang memilih jalan hidup sebagai jurnalis pun sebenarnya jenuh merajut warta Corona yang menjadi menu pekerjaan rutin saban hari.
Sejak bulan Januari 2020, Harian Tribun Bali, tempatku mengabdi publik, tak henti-hentinya mewartakan berita ihwal Covid-19.
