Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berat Badan Bertambah Saat Diam di Rumah ?, Coba 7 Tips Ini, Atasi Berat Badan yang "Menggila"

Beberapa minggu di dalam masa isolasi, menjauh dari interaksi fisik, mulai mendatangkan banyak dampak, seperti kenaikan berat badan

Gambar oleh analogicus dari Pixabay
Foto ilustrasi berat badan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakatnya untuk melakukan social distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Karena imbauan tersebut, banyak orang yang berdiam diri di rumah.

Saat diam di rumah, tentu banyak kendala yang kita hadapi.

Seperti rasa bosan hingga berat badan yang naik.

Bosan Dirumah ?, Coba Tonton 7 Film Ini, Bagus untuk Orang yang Sedang Menggeluti Bisnis

Wakil Ketua DPRD Bali Imbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran Demi Mencegah Penyebaran Covid-19

April, Bulan Istimewa dan Ramai Perayaan Bagi Keluarga Kerajaan Inggris

Beberapa minggu di dalam masa isolasi, menjauh dari interaksi fisik, mulai mendatangkan banyak dampak, yang bukan tak mungkin salah satunya adalah kenaikan bobot tubuh. 

Hal itu memang biasa terjadi, di saat kita melakukan aktivitas fisik yang lebih sedikit dari biasanya, namun tetap -atau bahkan menambah, asupan harian.

Kendati demikian, ada setidaknya tujuh langkah praktis yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini. 

1. Kelola asupan kalori

Ini benar-benar bukan ilmu kilat. Jika kita tidak ingin mengalami kelebihan berat badan, maka kita harus berhenti makan lebih dari yang dibutuhkan tubuh.

Bahkan, jika sebelum isolasi kita sudah menjalani gaya hidup yang relatif "diam", di dalam ruangan untuk 99 persen waktu, artinya kita harus membakar kalori lebih banyak dari sebelumnya.

Konsekuensinya, kita harus makan lebih sedikit untuk menyesuaikan dengan gaya hidup baru ini, yang membuat kita tak terlalu banyak bergerak ini.

2. Lakukan puasa intermiten

Jika kita ingin menukar sebatang cokelat dengan kale dan brokoli, kita memang dapat secara drastis mengurangi konsumsi kalori.

Nah, kita pun bisa mencoba untuk hanya makan di dalam jendela waktu tertentu dalam sehari.

Mungkin cara yang paling populer adalah dengan melakukan puasa intermiten.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved