Ini Kepribadian yang Rentan Akan Kecemasan Selama Wabah Covid-19
Respon kita selama menghadapi bencana seperti pandemi sangat dipengaruhi oleh kepribadian atau karakter.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setiap orang memiliki pemikiran dan sikap tersendiri saat masalah datang menghampirinya.
Ketika menghadapi masalah tipe kepribadian seseorang berpengaruh akan respon yang diberikan.
Ada yang menjadi sangat khawatir dan cemas.
Ada juga yang santai dan mencari tahu terlebih dahulu.
• Tes Kepribadian Ini Ungkap Profesi Idealmu, Pilih Satu Bentuk yang Paling Menarik
• Ini 5 Zodiak yang Akan Mengalami Perubahan Besar di Tahun 2020, Apa Zodiakmu Diantaranya ?
• Asimilasi, 29 Napi Rutan Negara Dirumahkan
Itu sebabnya ada orang yang tetap waspada namun bisa meredam kecemasannya selama pandemi corona ini, tapi lebih banyak yang takut.
Pandemi Covid-19 ini memang merupakan situasi yang penuh ketidakpastian dan berat.
Banyak orang yang dihantui kecemasan, bahkan berpotensi mengalami berbagai gangguan kesehatan jiwa.
Dijelaskan oleh psikolog Sandi Kartasasmita, respon kita selama menghadapi bencana seperti pandemi sangat dipengaruhi oleh kepribadian atau karakter.
Dalam ilmu psikologi, tipe kepribadian dibagi menjadi lima dimensi, menurut teori Lewis Goldberg. Dimensi tersebut adalah Openness (terbuka terhadap hal baru), Conscientiousness (berhati-hati), Extraversion (nyaman berinteraksi dengan orang lain), Agreeableness (mudah bersepakat) dan Neuroticism (neurotisme).
Di media sosial sedang viral sebuah infografis yang menunjukkan tiga zona emosional di era Covid-19 sedang viral.
Menurut grafis tersebut, ada tiga zona yang menggambarkan kondisi emosi kita, yaitu zona ketakutan, zona belajar, dan zona bertumbuh.
“Orang-orang dengan tipe kepribadian dominan neurotisme cenderung lebih lama berada di zona ketakutan selama wabah corona,” kata Sandi.
Orang berkepribadian neurotisme memiliki ciri memiliki keinginan yang berlebihan namun kurang dapat dikontrol serta sulit membatasinya.
Selama wabah ini, mungkin mereka akan berusaha melindungi diri dengan memborong masker atau sembako, serta sering mengeluh dan menyebarkan rasa takut ke orang lain.
Sedangkan orang yang ciri kepribadiannya lebih dominan bertipe terbuka, selalu ingin belajar, maka ia mungkin langsung berada di zona bertumbuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-seorang-pria-yang-sedang-bersantai-dan-menikmati-kopi.jpg)