Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Satgas Penanganan Covid-19: Delapan Tenaga Medis RSD Mangusada Badung Isolasi Diri di Rumah Singgah

Menurut informasi yang di dapat, penyediaan rumah singgah untuk para medis sudah disediakan oleh Satgas penanggulangan Covid-19 Badung.

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Koordinator Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dr I Nyoman Gunarta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Dalam menjaga kesehatan para medis yang sempat merawat Pasien Dalam Pengawasa (PDP), para medis disarankan untuk mengisolasi diri di rumah singgah yang telah disiapkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung.

Bahkan kini tercatat sudah ada sebanyak delapan tenaga medis yang menjalani isolasi di rumah singgah tersebut.

Menurut informasi yang di dapat, penyediaan rumah singgah untuk para medis sudah disediakan oleh Satgas penanggulangan Covid-19 Badung.

Hanya saja sejak tanggal 1 April 2020 para tenaga medis yang sempat merawat PDP tersebut tidak pulang ke rumah masing-masing, namun menjalani isolasi diri selama 14 hari.

Wilayah Kelurahan Panjer Akan Disemprot Disinfektan 10 April, Dilakukan Bertahap Menyasar Zona Merah

Hari Ini Lockdown di Wuhan Berakhir, Ini yang Telah Dilakukan Pemerintah China Atasi Wabah Corona

Para tenaga medis bisa pulang ke rumah masing-masing setelah pemeriksaan menunjukkan hasil negatif covid-19.

Koordinator Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dr I Nyoman Gunarta, membenarkan sudah ada 8 orang tenaga medis yang diisolasi di rumah singgah yang telah disiapkan.

Rumah singgah tersebut yakni di Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM) di Jalan Raya Kapal, Kecamatan Mengwi.

“Sesuai data per hari ini ada delapan orang itu disiolasi selama 14 hari, di MBM,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2020).

Selama diisolasi para medis tersebut akan di taggung  sepenuhnya oleh Satgas Covid-19.

Dengan demikian, mereka tidak mengeluarkan uang apapun. Selain ditanggung, mereka juga diwajibkan untuk mengikuti rapid test dua kali.

“Jadi saat di tes dan hasilnya negatif baru boleh kembali ke rumah masing-masing, red,” kata dr Gunarta.

Lebih lanjut dr Gunarta menjelaskan terkait dengan isolasi para medis yang menanganani PDP pihaknya mengatakan dari Satgas sudah ada anggarannya.

Kontrak kamar dan uang makan harian pun disebutnya sudah ditanggung.

“Jadi kita pakai sistem kontrak untuk di MBM, dengan jumlah kamar sebanyak 10 kamar. Per kamar kita sudah booking selama dua bulan dengan harga Rp 2 juta. Itu belum makannya, untuk makan lain lagi, kita sudah siapkan untuk makan Rp 100 ribu per hari,” jelasnya.

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung, lanjut dr Gunarta, juga menyiapkan tempat baru untuk rumah singgah tenaga medis, yakni di Hotel Made Bali di Jalan Raya Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved