Jajaran Polresta Denpasar Terus Pantau Aksi Balapan Liar, Kabag Ops Berikan Penjelasan Ini
Ia mengatakan penertiban aksi balapan liar masih terus dilakukan, meskipun saat ini sudah tidak ditemukan.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain memberikan sosialisasi dan himbauan masyarakat terkait Covid-19 atau virus corona.
Polresta Denpasar dan jajaran juga masih terus memantau aksi balapan liar di wilayah hukumnya, Jumat (10/4/2020).
Dikonfirmasi Kompol I Nyoman Gatra selaku Kabag Ops Polresta Denpasar menyampaikan hal tersebut kepada Tribun Bali.
Ia mengatakan penertiban aksi balapan liar masih terus dilakukan, meskipun saat ini sudah tidak ditemukan.
• Satgas Gotong Royong Desa Adat Yangbatu Denpasar Bagikan Pamflet dan Sabun Cuci Tangan Door to Door
• Ribuan Karyawan yang Dirumahkan dan Kena PHK di Karangasem Akan Didaftarkan Kartu Pra Kerja
Kompol Nyoman Gatra dan jajaran tetap memantau aktifitas serta pergerakan dari para oknum balapan liar tersebut.
"Masih tetap dilaksanakan dalam program kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD," ujarnya.
Kabag Ops yang juga mantan Kapolsek Kawasan Laut Benoa ini menerangkan, para oknum balapan liar biasa beraksi diatas pukul 24.00 wita.
Mengenai penemuan pelanggaran?
Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra menjawab masih belum ditemukan pelanggaran.
Namun ia menambahkan oknum balapan liar masih ada, mengenai jumlah ia meyakini sudah mulai berkurang.
Setelah gencar melakukan penertiban dan meringkus oknum-oknumnya balapan liar.
"Mereka (oknum balapan liar) masih ada tapi jumlahnya kecil. Hal itu karena kita sering sikat (tertibkan dan meringkus) sehingga sekarang kosong (tidak ditemukan)," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelajar-yang-terlibat-balapan-liar-di-denpasar.jpg)