Peluang Usaha Pesan Antar Makanan dan Minuman di Tengah Pandemi Corona

Apakah layanan pesan antar makanan dan minuman ini benar-benar menjanjikan dan bisa berdampak?

Pixabay
Ilustrasi pesan makanan online - Peluang Usaha Pesan Antar Makanan dan Minuman di Tengah Pandemi Corona 

TRIBUN-BALI.COM - Pandemi wabah virus corona (Covid-19) berdampak pada banyak industri, tidak terkecuali restoran.

Banyak restoran harus meutup layanan makanan di tempat karena menaati imbauan agar masyarakat tetap di rumah.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, ada sisi positif dalam kondisi saat ini, yakni permintaan tinggi untuk pemesanan makanan dan minuman.

"Dengan ada work from home (kerja dari rumah) dan study from home (belajar dari rumah), maka makanan paling pertama dicari," ujar Dede saat diskusi Strategic Management in Uncertainty Facing Covid-19, Kamis (9/4/2020).

"Kalau dilihat dari paparan Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), justru industri makanan dan minuman, ini merupakan kebutuhan primer masyarakat saat ini melalui jasa pesan dan antar," lanjutnya.

Situasi ini, menurut Dede, merupakan sebuah peluang untuk mengubah dari konsep restoran dine-in, menjadi online.

Konsep ini bisa ditiru oleh semua restoran, baik di dalam atau luar hotel.

"Kalau di kami, di sektor industri kreatif. Artinya, mendorong orang untuk kreatif menjual produk (salah satunya makanan dan minuman) yang bisa dijual secara online," kata Dede.

Lantas, apakah layanan pesan antar makanan dan minuman ini benar-benar menjanjikan dan bisa berdampak?

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, konsep layanan pesan antar makanan dari hotel berdampak kecil.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved