Corona di Indonesia

Baru 42 Orang Diperiksa di KM Lambelu, Kini Sudah 26 Yang Positif Virus Corona

Tim gabungan sudah mengecek peta kapal untuk mengatur ruang-ruang yang akan digunakan untuk isolasi bagi awak yang positif

(Kompas.com/NANSIANUS TARIS)
Kondisi KM Lambelu saat di tengah laut, ketika belum diizinkan sandar oleh otoritas Pemkab Sikka NTT. 

TRIBUN-BALI.COM - Kapal penumpang Lambelu milik PT Pelni sempat dilarang berlabuh di Maumere NTT.

Namun lantaran pertimbangan kemanusiaan kapal diperbolehkan berlabuh sesaat untuk menurunkan penumpang.

Setelah itu kapal dipersilahkan langsung balik ke Makassar.

Kini kapal dengan 186 kru itu tidak diizinkan merapat ke Makassar.

Kapal dihentikan di perairan lepas pantai karena puluhan kru-nya positif Covid-19.

Setidaknya 26 awak Kapal Motor Lambelu milik PT Pelni dipastikan positif Covid-19.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan dan PT Pelni menyiapkan isolasi di atas kapal bagi para awak, baik yang positif maupun negatif.

Kapal tersebut berlabuh di zona karantina lepas pantai Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Dr Ichsan Mustari mengatakan, pemeriksaan swab (dahak tenggorokan) telah dilakukan pada awak kapal.

Namun, pemeriksaan baru meliputi 42 orang dari total 186 awak kapal.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved