Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Susah Tidur Selama Karantina di Rumah ? Ini Penjelasannya

Perubahan rutinitas selama karantina Covid-19, dapat mengganggu irama sirkadian tubuh yang akhirnya memengaruhi kualitas tidur.

Tayang:
Gambar oleh ? ? dari Pixabay
Foto ilustrasi wanita sedang tidur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi Covid-19 belum berakhir.

Untuk mencegah penyebarannya, pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk menghabiskan waktu lebih banyak dirumah, bepergian jika ada sesuatu hal yang penting.

Selain itu di imbau juga untuk menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, serta tetap menjaga kebugaran tubuh selama di rumah saja.

Untuk menjaga tubuh tetap bugar, tentu kita harus menjaga pola tidur kita.

Ini 5 Zodiak Cowok yang Paling Susah Diajak Berkomitmen dalam Suatu Hubungan, Apa Pacarmu Termasuk?

Ini 3 Zodiak yang Dapat Menerima Kekalahan dengan Lapang Dada dan Berjiwa Besar

Sepekan 2 Artis Terciduk Narkoba, Ini Kronologi Ditangkapnya Tio Pakusadewo & Pesinetron Reza Alatas

Namun, selama pandemi Covid-19 berlangsung, banyak orang menjadi kesulitan untuk tidur.

“Tidur adalah hal penting dari hidup kita dan karena itu terjadi otomatis, kita sering tidak menganggapnya penting,” kata pakar kesehatan tidur Colin A Espie dari Universitas Oxford Inggris.

“Karena kita kini hidup hanya di satu tempat, jadi batas antara waktu tidur dan terjaga sudah tercampur. Ini mengganggu ritme sirkadian, akibatnya adalah merasa kelelahan di siang hari dan pusing saat bangun tidur,” katanya.

Cahaya matahari pagi juga berperan penting dalam siklus tidur karena reseptor mata bereaksi lebih kuat pada cahaya putih sinar matahari.

Menurut Espie, tubuh menggunakan cahaya matahari untuk melatih jam biologis 24 jam.

Selama masa karantina ini, semakin jarang orang yang terpapar sinar matahari karena bangun kesiangan atau malas ke luar rumah. Akibatnya, jam biologis tubuh sedikit berubah.

 

“Sangat penting untuk menjaga rutinitas dan terpapar sinar matahari. Ini berarti, bangunlah pada pagi hari, buka jendela, berolahraga, mandi, mulai bekerja, dan sebagainya,” katanya.

Meski pun hanya di rumah saja, memiliki rutinitas yang terjadwal setiap hari akan membantu ritme tubuh. Tidur di luar jam normal kita sangat tidak disarankan karena akan membuat irama sirkadian kacau.

“Pola tidur akan berantakan dan membuat tidur makin sulit dan makin sebentar,” ujarnya.

Saat kita merasa mengantuk, tidur siang singkat disarankan.

Mereka yang merasa kelelahan saat bekerja di siang hari juga direkomendasikan untuk jalan sejenak keluar rumah namun tetap menjaga jarak dan terkena sinar matahari, ketimbang tidur.

“Tidur ketika kita merasa lelah bisa memicu susah tidur, sehingga akan timbul rasa cemas dan stres. Sebaliknya, ketika kita merasa stres tidur pun jadi lebih sulit," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Susah Tidur Selama di Rumah Saja Akibat Pandemi Virus Corona? Ini Penjelasannya, https://www.tribunnews.com/lifestyle/2020/04/14/susah-tidur-selama-di-rumah-saja-akibat-pandemi-virus-corona-ini-penjelasannya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved