Sepulang dari Brasil, Perempuan Buleleng Ini Positif Terinfeksi Covid- 19

Di hari ke-14 menjalani isolasi mandiri di rumah, PDP 12 menunjukkan gejala terinfeksi virus Corona, berupa sesak napas.

tribun bali/ ratu ayu desiani
Sekda Buleleng Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona yang sedang dirawat di RS Pratama Giri Emas, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertambah satu orang. Ia diberi kode PDP 12.

PDP 12 ini memiliki riwayat perjalanan ke Brasil, dan tiba di Bali pada akhir Maret lalu.

Setibanya di Buleleng, pasien berjenis kelamin perempuan itu langsung diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, karena saat itu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana belum mengeluarkan instruksi memanfaatkan gedung sekolah atau hotel yang ada di desa menjadi tempat isolasi khusus.

Di hari ke-14 menjalani isolasi mandiri di rumah, PDP 12 menunjukkan gejala terinfeksi virus Corona, berupa sesak napas.

Hingga akhirnya petugas Puskemas membawa PDP 12 itu ke RS Pratama Giri Emas untuk menjalani perawatan dan tes swab.

"Saat dibawa ke Giri Emas, yang bersangkutan masih ditetapkan sebagai ODP. Setelah hasil swab kami terima, kini statusnya meningkat sebagai PDP yang terkonfirmasi positif," kata Sekda Buleleng Gede Suyasa, Kamis (16/4/2020).

Setelah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Suyasa mengatakan, saat ini pihaknya tracing orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan PDP 12.

Dengan penambahan ini, sekarang PDP yang terkonfirmasi positif virus Corona yang dirawat di RS Pratama Giri Emas berjumlah dua orang (PDP 03 dan PDP 12).

Sementara pasien positif ber-KTP Buleleng yang dirawat di rumah sakit di Denpasar berjumlah lima orang.

“Kemarin kan ada dua ODP yang dirawat di Giri Emas. Salah satu di antaranya terkonfirmasi positif. Sementara ODP lain hasil labnya belum keluar. Pasien yang terkonfirmasi positif tidak boleh dibuka identitasnya. Jangan minta diperjelas, karena protokolnya begitu," ucap Suyasa.

Selain mengumumkan penambahan satu pasien positif Corona di RS Pratama Giri Emas, Suyasa juga menyebut, saat ini jumlah PMI yang telah dikarantina di tempat khusus seperti gedung sekolah, vila, hotel dan home stay, berjumlah 97 orang.

Mereka tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng.

Pemkab Buleleng bersama PHRI Buleleng telah menyediakan 41 tempat karantina lainnya, seperti hotel, guest house, dan home stay, dengan total kamar 356 unit.

Tempat karantina itu tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng.

"Jika ada PMI yang ingin dekat dengan keluarga di desa, dan bersedia dikarantina di gedung sekolah maka akan disiapkan. Namun jika memilih untuk dikarantina di hotel atau home stay, dan desanya tidak memiliki biaya, maka akan kami biayai lewat anggaran belanja tak terduga APBD. Namun perlu diketahui, kami tetap memrioritaskan keamanan, bukan kenyamanan," jelas Suyasa. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved