Corona di Bali
Ketua BTB Sebut 30 Ribu Pekerja Pariwisata Bali Butuh Bantuan
Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengungkapkan, saat ini ada 20 ribu - 30 ribu pekerja pariwisata membutuhkan bantuan
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengungkapkan, saat ini ada 20 ribu - 30 ribu pekerja pariwisata membutuhkan bantuan.
Mereka adalah para pekerja hotel, restoran dan tempat hiburan.
"Kalau dibulatkan datanya itu antara 20-30 ribu. Mereka semua butuh bantuan, karena ada yang dirumahkan dan di-PHK," kata Partha Adnyana saat diwawancara usai serah terima bantuan sembako dari Kementerian Pariwisata di Aula Joop Ave Politeknik Pariwisata Bali (dulu bernama STP Nusa Dua), Jalan Dharmawangsa, Kuta Selatan, Badung, Jumat (17/4/2020).
Data tersebut dirangkum dari perkiraan bahwa di Bali ada 100 ribu kamar hotel.
Dari perkiraan tersebut, ada 120 ribu pekerja pariwisata aktif di Bali.
"Untuk data pastinya saya belum ada. Saya mulai hitung. Hitung yang benar sesuai dengan datanya. Yang saya sebut butuh bantuan itu, yang pekerja kontrak yang langsung di-PHK oleh bosnya. Jadi pemerintah harus ambil alih," katanya.
Partha Adnyana mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan 8.000 sembako yang diberikan Kementerian Pariwisata kepada para pelaku pariwisata Bali yang saat ini memang membutuhkan bantuan.
Namun demikian, ia berharap agar penguluran bantuan ini tidak selesai sampai di sini saja.
"Sebab 8.000 ribu itu masih kurang, saya harapkan tidak hanya sekali, sebab jumlah yang butuh bantuan itu 20 - 30 ribu," ujar Partha Adnyana
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-bali-tourism-board-btb-ida-bagus-agung-partha-adnyana.jpg)