Corona di Bali
RS PTN Unud Kini Rawat 33 Pasien Positif Covid-19, Mayoritas PMI Asal Bali
Ia menambahkan keseluruhan pasien tersebut merupakan WNI dan mayoritas Pekerja Migran Indonesia.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN BALI.COM, KUTA - Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Udayana yang kini menjadi RS khusus penanganan virus corona atau Covid-19 di Bali, saat ini tengah merawat 40 orang pasien.
“Sekarang ada 40 pasien baik itu yang positif maupun negatif masuk kategori PDP. Yang positif Covid-19 sebanyak 33 orang, 7 pasien lainnya masih dalam pemeriksaan lanjutan dan menunggu hasil uji lab,” jelas Direktur RS Unud, Dr. dr Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Jumat (17/4/2020).
Ia menambahkan keseluruhan pasien tersebut merupakan WNI dan mayoritas Pekerja Migran Indonesia.
Mengenai uji lab sample swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) apakah sudah bisa dilakukan di RS Unud?
dr. Purwa Samatra berharap minggu depan sudah bisa dilakukan uji lab PCR.
“Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa running. Alat-alat sebagian sudah sampai di sini tidak bisa langsung dikirim sekaligus karena mungkin di Jakarta karena ada PSBB jadi terbatas. Dari kemarin sudah mulai berdatangan (alat-alat untuk PCR),” paparnya.
Bagi petugas yang melakukan uji lab metode PCR juga memerlukan APD lengkap agar tidak terinfeksi Covid-19 dari sample swab yang diuji.
Sebelumnya Pemerintah Indonesia kini memiliki 20 alat tes Reaksi berantai polimerase (PCR) yang terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang bisa mengetahui ketepatan hasil tes COVID-19 hingga 10 ribu per harinya.
"Sekitar tiga minggu lalu, kita sudah berhasil membeli alat dari Swiss Roche sudah datang ke Indonesia. Detailnya adalah ada dua buah Manufacture RNA ini adalah automatic RNA untuk ekstraktor biasanya di Indonesia ada yang manual dan matic juga," ujar Stafsus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga.
Dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 segera mendistribusikan Lab Test PCR untuk mendeteksi seseorang positif atau negatif COVID-19 ke sejumlah provinsi di Indonesia.
Saat ini satu alat PCR telah terpasang di salah satu rumah sakit di Provinsi DKI Jakarta.
Di samping DKI Jakarta, sebelas provinsi penerima alat ini yaitu Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.
Perakitan alat ini membutuhkan waktu beberapa hari dan kehati-hatian yang tinggi dan alat ini harus terpasang di ruang tekanan negatif.
Jumlah Pasien Positif di Bali Disebut Misterius
Pasien positif Covid-19 di Bali menjadi sorotan media asing karena jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pasien positif di Pulau Jawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mulai-beroperasi.jpg)