Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

3 Cara Mengatasi Kecemasan Finansial di Tengah Pandemi Covid-19

Untuk mengatasi kecemasan finansial, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan menurut perencana keuangan dari ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie.

Pixabay
Ilustrasi krisis keuangan - 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah wabah Covid-19 yang belum berakhir, banyak orang menjadi semakin cemas.

Terutama kecemasan pada keadaan keuangan atau finansial mereka.

Bagi orang-orang yang masih bekerja, mungkin hal tersebut tidak terlalu membuat cemas.

Namun bagi orang-orang yang terkena pemutusan hubungan kerja ( PHK) hingga dirumahkan, kecemasan mereka semakin besar setiap harinya.

Karena orang-orang tersebut tidak ada pemasukan atau pemasukannya berkurang.

Kamu Selalu Takut Menyinggungnya, Inilah Tanda-Tanda Hubunganmu dengan Teman Harus Segera Diakhiri

Ini 5 Ciri-ciri Pasangan sedang Berselingkuh

Ditandai Keroposnya Tulang, Apa Itu Osteoporosis, Gejala dan Penyebabnya?

Untuk mengatasi kecemasan tersebut ada beberapa langkah yang bisa dilakukan menurut perencana keuangan dari ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie.

"Nomor satu, kalau kita takut, kita akui kita takut," katanya dalam tayangan live melalui akun Instagram Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Prita menambahkan, kondisi saat ini diakui tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga ekonomi.

Tidak dapat dipastikan kapan kondisi yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia akibat pandemik Covid-19 ini akan kembali normal.

Oleh sebab itu, kepasrahan adalah cara yang tepat saat ini untuk menjalani kehidupan.

"Kedua, kita menerima bahwa kondisi ini memang ekstrem. Jadi kita harus menerima bahwa kondisi ini adalah takdir. Takdir yang dijalani oleh semua orang," katanya.

Apabila kecemasan kondisi keuangan masih meliputi, Prita menyarankan untuk berkonsultasi kepada pakar psikolog serta ahli perencana keuangan.

Dia mengingatkan, ketika berkonsultasi pakar tersebut dapat memberikan solusi untuk mengurangi kecemasan serta harus menelusuri lisensi keahlian pakar yang dipilih.

"Langkah ketiga, mencari solusi. Jadi ini step by step yang disarankan oleh psikolog. Kalau kecemasannya adalah finansial, maka otomatis dicari tahunya ke pakarnya. Kalau pada saat ke pakarnya, itu harus yang memahami. Jadi bukan sekadar sharing," imbau Prita.

"Kalau latar belakang financial educator, biasanya mempunyai teori-teori dan pengalaman yang bisa memberikan sharing supaya anxiety dialami seseorang bisa teratasi," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, 3 Tahapan Atasi Kecemasan Finansial di Tengah Virus Corona", https://money.kompas.com/read/2020/04/18/185400626/simak-3-tahapan-atasi-kecemasan-finansial-di-tengah-virus-corona.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved