Ditandai Keroposnya Tulang, Apa Itu Osteoporosis, Gejala dan Penyebabnya?
Osteoporosis mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang
TRIBUN-BALI.COM - Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandani dengan keroposnya sumsum tulang yang dapat menyebabkan tulang rawan patah.
Osteoporosis mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang.
Osteoporosis terdiri dari 3 jenis, yaitu osteoporosis primer, sekunder, dan anak-anak.
Osteoporosis primer biasanya lebih sering menyerang wanita dewasa yang sudah menopause dan juga pria dewasa lanjut usia.
Sedangkan osteoporosis sekunder dapat terjadi lantaran munculnya penyakit-penyakit lain.
• Bosan Diam di Rumah ? Coba Tonton Deretan Film yang Ditayangkan Gratis di Youtube Ini
• Jika Vaksin Virus Corona Ditemukan, Indonesia Suarakan Harus Bisa Diakses Negara Berkembang
• Ini Manfaat Luar Biasa Meletakkan Irisan Bawang Merah di Sudut Ruangan Rumah
Osteoporosis terjadi ketika tulang secara perlahan kehilangan kepadatannya, sehingga menjadi lemah dan rentan akan fraktur (patah tulang).
Penyakit tulang jenis osteoporosis ini paling sering menyebabkan fraktur di panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.
Osteoporosis jarang menimbulkan gejala dan biasanya baru diketahui ketika penderitanya jatuh atau mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang.
Gejala dan Penyebab
Osteoporosis sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun.
Kondisi ini biasanya baru diketahui saat seseorang mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang.
• Fakta Unik tentang The Door to Hell, Kawah Api yang Tak Pernah Padam di Turkmenistan
• Ini Tips Persiapan Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19, Jaga Kebersihan Hingga Masak Sendiri
• 5 Festival Orang Mati Paling Unik di Dunia, Termasuk Voodo, Membangkitkan Orang Mati di Haiti
Seiring berkurangnya kepadatan tulang, penderita osteoporosis bisa mengalami gejala berikut:
Mudah mengalami patah tulang, walau hanya karena benturan yang ringan
Nyeri punggung, biasanya disebabkan oleh patah tulang belakang
Postur badan membungkuk
Tinggi badan berkurang (3)
Osteoporosis disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk meregenerasi tulang.
Hal ini berdampak pada berkurangnya kepadatan tulang sehingga penurunan kemampuan regenerasi ini biasanya akan dimulai saat seseorang memasuki usia 35 tahun.
Selain faktor usia, berikut ini adalah beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis:
• 5 Arti Mimpi Ziarah ke Kuburan, Sebuah Kabar Bahagia Hingga Berpisah dengan Seseorang
• Ini Keistimewaan Seseorang yang Lahir pada Minggu Kliwon Medangkungan
• Meninabobokan Bayi dengan Lagu Ternyata Miliki Segudang Manfaat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/osteoporosis_20150523_230240.jpg)