Ini 5 Cara Agar Anak Tetap Gembira Saat di Rumah Selama Pandemi Covid-19
Banyak anak-anak mungkin merasa bosan diam dirumah saat pandemi Covid-19. Ini tips menjaga anak tetap gembira di rumah selama pandemi
Sangat penting untuk si kecil mengerti bahwa perubahan yang terjadi tidak merubah orang tua mereka secara emosi dan perilaku.
Orang tua harus tetap menjaga energi positif saat beraktivitas sehari-hari, karena energi tersebut yang akan ditangkap oleh anak.
Orangtua dapat menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan kepentingan dan tanggung jawab individu dalam sebuah komunitas, bagaimana peran masing-masing dari kita dapat secara langsung berdampak pada virus ini.
Hal itu dapat membangkitkan semangat anak dalam memerangi virus bersama sama dengan orang dewasa lainnya; gunakan kesempatan ini untuk membangun nilai global citizenship pada si kecil.
Di saat seperti ini, orang tua dituntut untuk dapat menggunakan gadget, menjawab pertanyaan anak, dan menerapkan disiplin dalam rutinitas.
Memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan, namun diperlukan.
Bukan berarti semua harus dilakukan sendiri, perlu diingat bahwa seluruh orang tua di dunia sedang menghadapi kesulitan yang sama; carilah komunitas positif yang bisa berbagi informasi penting mengenai parenting.
Sekolah Sinarmas World Academy (SWA) mengadakan konseling gratis lewat Instagram untuk publik yang ingin tahu bagaimana cara sehat menata rutinitas selama masa karantina.
4. Perbanyak kegiatan bersama
Interaksi sosial anak menjadi sangat minim dan terbatas.
Interaksi utama anak bersama orang-tuanya menjadi krusial.
Gunakan kesempatan ini untuk melakukan kegiatan positif bersama, seperti eksperimen sains atau bahkan bisa mencoba hal hal baru seperti masak bersama dan belajar bercocok tanam.
Meskipun banyak kegiatan yang tidak dapat dilakukan di saat pandemi ini, lebih banyak lagi hal yang dapat dieksplorasi bersama.
Sering sekali keberadaan gadget menjadi penyelamat orang tua disaat menghadapi anak, namun perlu diingat penggunaan gadget berlebihan dan tanpa pengawasan memiliki dampak buruk dalam perkembangan anak.
Saran kepada orang tua untuk selalu menetapkan batas penggunaan gadget, dan pastikan ada orang dewasa yang mensupervisi anak selama sesi online.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-anak-yang-sedang-merasa-bosan.jpg)