Corona di Bali

Cara Warga Banjar Bangun Liman Gianyar Menghibur Diri & Menjauh dari Pikiran Stres: Beri Makan Ikan

Di tengah situasi sulit saat ini karena wabah virus corona atau Covid-19 berbagai cara di lakukan oleh warga di Bali untuk mengurangi kegiatan berperg

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Dua orang pria di Banjar Bangun Liman, Desa Buruan, Blahbatuh Gianyar, terlihat bersantai dengan menikmati segelas kopi dan memberi makan ikan, Senin (20/4/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali I Nyoman Mahayasa

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di tengah situasi sulit saat ini karena wabah virus corona atau Covid-19 berbagai cara di lakukan oleh warga di Bali untuk mengurangi kegiatan berpergian keluar desa. 

Apalagi untuk pergi ke tempat wisata yang sebagian besar telah ditutup demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seperti aktivitas yang dilakukan oleh warga di Banjar Bangun Liman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh,  Gianyar, Bali ini, sembari berjemur mereka pun memberi makan ikan di sungai, Senin (20/4/2020). 

Memberi makan ikan di sungai, selain menjadi sarana menghibur diri juga mengusir rasa jenuh di tengah kebijakan social distancing. 

Duduk Perkara Satpol PP Datangi Lokasi Senam di Gianyar Saat Corona, Ini Klarifikasi Saras Studio

Kasus Positif Covid-19 Sudah Mencapai 2,4 Juta Kasus di Seluruh Dunia, Ini Perkembangannya

2 Peristiwa Tragis di Bali, Kaki Pria di Klungkung Masuk Mesin Pencacah & Tragedi Sumur di Gianyar

Aktivitas sederhana ini diyakini dapat menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi beban pikiran supaya tidak terlalu stres yang akhirnya bisa meningkatkan imun atau kekebalan tubuh. 

Menyaksikan berbagai jenis ikan dengan aneka warna di sungai kecil berenang bebas dengan jumlah relatif banyak adalah kebahagian kecil yang sederhana. 

Seperti yang dilakukan oleh dua pria, yang satu membawa segelas minuman dan satunya lagi menebarkan pakan ikan dari tepi sungai.

Pak Mus, begitu beliau memperkenalkan diri kepada Tribun Bali

Di tengah sulitnya perekonomian saat ini, Pak Mus yang berprofesi sebagai pematung terpaksa harus istirahat sejenak karena pandemi virus corona. 

"Saya hanya keluar saat membeli kebutuhan makanan dan hanya ikan ini yang menjadi hiburannya setiap hari, hiburan murah di depan rumah," ucapnya kepada Tribun Bali

Pak Mus mengisahkan, pemuda di desanya baru saja melepasliarkan ikan ke sungai setelah beberapa ikan mati terkena imbas limbah proyek. 

Kini pemuda desa kini mulai gencar menjaga kebersihan lingkungan sungai dan pengembang biakan ikan terus dilakukan. 

Karena, melalui memelihara ikan adalah satu hiburan warga di Banjar Bangun Liman setelah sebagian krama banyak yang kehilangan pekerjaan terutama yang bekerja disektor pariwisata. (*) 

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved