Kasus Keprok Kaca Mobil Kembali Terjadi di Jalan Hang Tuah Densel, Begini Keterangan Korban & Polisi
Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Yuni Mega mengaku menjadi korban pencurian saat berada di Jalan Hangtuah, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aksi perampokan atau pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar.
Seorang wanita bersama temannya menjadi korban keprok kaca di wilayah Denpasar Selatan (Densel), Senin (20/4/2020).
Korban perampokan keprok kaca mobil diketahui bernama Ni Ketut Yuni Mega (27) asal Pecatu, Badung, Bali.
Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Yuni Mega mengaku menjadi korban pencurian saat berada di Jalan Hangtuah, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
• Akibat Isu Perselingkuhan, Kadek Diana Resmi Didepak sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali
• Kasus Covid-19 Tertinggi di Bali, Bendesa di Denpasar Usulkan Pemkot Terapkan PSBB
• 15 Warga Desa Tri Eka Buana Beralih Jadi Petani Arak Setelah Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19
"Tadi sekitar jam 11.40 wita kejadiannya. Kaca mobil pecah dan tas hilang dicuri," ujarnya dikonfirmasi terpisah.
Lebih lanjut dikatakan Yuni Mega, ia berada di sekitar lokasi dengan niat untuk membeli tanaman bunga di Jalan Hangtuah, Denpasar Selatan.
Namun sebelum membeli, korban yang melaju dari Renon ke Sanur mencari ATM untuk mengambil uang.
Setelah itu, ia pun menuju ke tempat penjual bunga.
"Setelah belanja mau masukin bunga ke dalam mobil, tiba-tiba udah pecah kaca mobilnya. Pas dicek tas berisi dompet dan surat berharga lainnya hilang," tambahnya.
Korban bahkan mendapat keterangan pedagang bunga, ada orang yang sudah membuntutinya dari belakang.
"Tadi dikasih tau sama ibu yang dagang bunga, kalau kita sudah dibuntuti dari belakang," tutupnya Yuni Mega.
Sementara itu, mengenai kejadian tersebut Tribun Bali menghubungi pihak kepolisian.
Terkait kejadian ini, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya pun membenarkan.
Kasus ini ia katakan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
"Benar. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," ujarnya terpisah, Senin (20/4/2020) sore.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-perampokan_20170212_225033.jpg)