Breaking News:

Kebanyakan Rebahan Saat di Rumah Aja Bisa Indikasikan Depresi, Ini yang Harus Kamu Lakukan

Memperhatikan durasi tidur dan kualitasnya merupakan bagian yang penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Kompas.com
Ilustrasi malas gerak(Digital Vision.) 

TRIBUN-BALI.COM – Sudah sebulan lebih kita menjalani masa karantina dengan menjadikan rumah sebagai pusat aktivitas.

Tak sedikit orang yang menikmati kebebasan ini dengan nonton serial favorit sampai lewat tengah malam, bangun siang, atau banyak tidur dan bersantai.

Memang setiap orang berhak melakukan apa pun yang bisa membuatnya nyaman selama di rumah saja.

BMKG Prakirakan Musim Kemarau 2020 di 15 Zona Musim di Bali

Sambut Hari Kartini, Cinta Laura Berikan Bantuan Masker Kain ke Lanud I Gusti Ngurah Rai

Tips Menghilangkan Noda Lipstik Tanpa Merusak Pakaian

Namun, pertimbangkan juga bahwa kita perlu menjaga kesehatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak gampang tertular penyakit.

Memperhatikan durasi tidur dan kualitasnya merupakan bagian yang penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

“Karena kita tidak punya jadwal yang teratur, kita jadi gampang mengalami insomnia dan biasanya diikuti dengan kebiasaan tidak sehat lain seperti konsumsi makanan tidak sehat berlebihan,” kata pakar kesehatan tidur Michael Grandner.

Kebijakan untuk beraktivitas di rumah saja juga membuat banyak orang jadi kurang bergerak atau sedentari.

30 Kutipan Inspiratif dari RA Kartini, Cocok untuk Status di Media Sosial

Gede Mandra Jadi Korban Tabrak Lari, Polisi Cari Rekaman CCTV

Ini 5 Zodiak yang Berpotensi Semakin Kaya Pada Tahun 2020, Apa Zodiakmu Diantaranya ?

Hal ini membuat tubuh kelebihan energi sehingga kita masih terjaga sampai malam.

Karena kurang aktivitas fisik, kondisi mental pun ikut terpengaruh.

Untuk mengatasinya, upayakan untuk selalu menggerakkan badan setiap hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved