Pro Kontra Program Kartu Prakerja, Pimpinan Komisi VI DPR RI: Pemerintah Ingin Beri Kail dan Umpan

"Ya harus utuh dong dalam mempelajari skema yang ada di Kartu Prakerja. Justru ini sangat relevan dalam menghadapi pandemi ini," ujarnya

tribunbali
Gde Sumarjaya Linggih alias Demer 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polemik Kartu Prakerja di masa pandemi Corona atau Covid-19 menyeruak di masyarakat.

Bahkan, berbagai kritikan ditujukan kepada program pemerintah tersebut.

Ini membuat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer angkat bicara.

Ia menjawab berbagai kritikan yang terjadi di masyarakat tersebut.

Demokrat Tarik Diri dari Panja RUU Cilaka Dkk, PSR: Kita Fokus Bantu Masyarakat Perangi Corona

Bertambah Satu Warga Denpasar Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Tabanan Akan Fokuskan Penanganan Covid-19 di RS Nyitdah, Satu Pasien Positif Terkonfirmasi Sembuh

Kepada Tribun Bali, ia mengatakan bahwa program tersebut justru sangat relevan dan tepat dilakukan di masa masyarakat sedang sibuk berperang melawan pandemi tersebut.

"Ya harus utuh dong dalam mempelajari skema yang ada di Kartu Prakerja. Justru ini sangat relevan dalam menghadapi pandemi ini," ujarnya Rabu (22/4/2020) malam.

Demer juga mengungkap bahwa kartu tersebut justru tidak saja menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak pandemi tersebut.

Tetapi, hal tersebut juga bagian dari upaya nyata untuk memastikan agar warga negara yang belum memiliki kemampuan skill dan keterampilan di dunia kerja akan dilatih serta dibina agar SDM-nya mumpuni.

"Ini solusi yang tepat dan pas, ini bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan agar warganya mendapat hak-haknya," ujarnya.

Ia juga mengaku, bahwa pemerintah akan terus hadir memberikan kemampuan dan peluang kerja kepada mereka.

Halaman
123
Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved