Corona di Bali

Hendak Pulang ke Jawa, 465 Pemudik Dicegat dan Dikembalikan

465 warga yang tinggal di Bali dan hendak pulang ke Jawa, dikembalikan oleh Satlantas Polres Jembrana

Dok Jembrana
Pencegatan yang dilakukan Satlantas Polres Jembrana dan jajaran, Jumat (24/4/2020). Hendak Pulang ke Jawa, 465 Pemudik Dicegat dan Dikembalikan 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - 465 warga yang tinggal di Bali dan hendak pulang ke Jawa, dikembalikan oleh Satlantas Polres Jembrana.

Pengembalian ini menyusul terbitnya Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pengembalian itu dilakukan aparat kepolisian, Jumat (24/4/2020) pagi hingga menjelang malam hari.

Kasatlantas Polres Jembrana IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, larangan mudik mulai diterapkan Jumat (24/4/2020) siang.

Sejumlah kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat yang hendak keluar Bali untuk mudik diminta kembali.

Penyegatan dilakukan di sepanjang Jalan Denpasar-Gilimanuk.

Hal itu bersamaan Operasi Ketupat Agung yang dimulai, Jumat (25/4/2020).

Untuk wilayah hukum Polres Jembrana didirikan tiga posko pengamanan mulai dari Pekutatan hingga Negara.

"Ada sekitar 465 orang yang kami kembalikan," ucapnya.

Dijelaskannya, petugas mencegat kendaraan yang hendak keluar Bali, khususnya pemudik dikembalikan.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved