Jumlah Pemudik Meningkat Kemarin Malam Via Pelabuhan Gilimanuk,Polisi Lakukan Penyegatan di 3 Tempat

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, untuk peningkatan memang terjadi ketika terbitnya surat tersebut

Istimewa
Penyegatan dan pemeriksaan kendaraan oleh Satlantas Polres Jembrana. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 telah terbit.

Setiap orang kecuali sembako dilarang untuk melakukan mudik hingga pukul 00.00 pada Jumat (24/4/2020).

Peningkatan jumlah pemudik pun terjadi pada malam hari kemarin melalui Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, untuk peningkatan memang terjadi ketika terbitnya surat tersebut.

Proyek Pembangunan RSD Mangusada Badung Terus Berlanjut Ditengah Pandemi Covid-19

Tak Bisa Kembali Saat Pasang Jaring Udang Akibat Mesin Kapal Mati, Ardana Akhirnya Ditemukan Selamat

Namun, pihaknya tentu saja tidak mempunyai data karena itu kebijakan oleh ASDP Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Dengan adanya peningkatan, memang sempat terjadi kepadatan tapi tidak seperti mudik pada umumnya.

"Benar kemarin malam ada peningkatan karena ada larangan mudik dan try out sistem pembelian tiket online," ucapnya, Jumat (24/4/2020).

Terpisah GM Pelabuhan Gilimanuk Fahmi Alweni dihubungi melalui whatsapp tidak menjawab pertanyaan wartawan. Dan hingga saat ini masih belum bisa dihubungi.

Penumpang Cari Kejelasan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai,Evieta Ingin Segera Pulang ke Labuan Bajo

Evita : Kerja Diberhentikan Disini, Masih Bayar Sewa Kos, Mending Ya Pulang Saja 

Sementara itu, terkait adanya larangan mudik, Satlantas Polres Jembrana sudah menerapkan penyekatan di beberapa titik.

Misalnya di Pengeragoan, Terminal Umum Negara dan Terminal Kargo Gilimanuk.

Setiap warga yang akan melintas akan diperiksa secara ketat.

Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, penyegatan ini dilakukan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk oleh jajaran Polres Jembrana bersamaan dengan Operasi Ketupat Agung.

Bahkan untuk wilayah hukum Polres Jembrana didirikan tiga posko pengamanan mulai dari Pekutatan hingga di Gilimanuk.

 Petugas akan mencegat kendaraan yang hendak keluar Bali khususnya untuk mudik untuk dikembalikan.

Di Jembrana, sedikitnya ada tiga titik mulai dari Pengeragoan, Terminal Negara dan Terminal Kargo Gilimanuk. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved