Orangtua Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Disleksia Pada Anak
Disleksia merupakan kesulitan belajar yang membuat anak kesulitan membaca atau menulis secara benar.
Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam pengembangan tata bahasa tetapi sangat berbakat di bidang lainnya seperti musik atau olahraga.
Mengasah kemampuan Orangtua dan guru memiliki peran penting dalam proses belajar anak-anak dengan disleksia.
Sebagai pemberi layanan bimbingan profesional untuk siswa di wilayah Asia Tenggara dan China, DAS memberi saran cara mengembangkan kemampuan bahasa dan menemukan talenta anak-anak dengan disleksia:
1. Mengajar dengan kreatif
Saat berinteraksi dengan anak, gunakan bahasa yang jelas dan sederhana dan hindari penggunaan kata-kata yang sulit.
Lakukan kegiatan yang melibatkan berbagai panca indera seperti indera penglihatan, pendengaran, kinestetik, sentuhan, guna membantu perkembangan anak.
2. Membaca buku
Aktivitas menyenangkan yang dapat dilakukan bersama anak-anak adalah membaca buku!
Selain meningkatkan kosakata anak, kegiatan ini dapat membantu mereka membuat model kalimat, bentuk kalimat, dan fonetik.
3. Membantu mereka untuk fokus
Beberapa anak mungkin menghadapi kesulitan dalam menghafal, berpikir adaptif, dan mengendalikan diri.
Untuk itu, dukung proses belajar mereka dengan memberikan alat bantu visual, menyalakan musik di latar belakang untuk mengurangi gangguan, dan melatih fokus mereka dengan meditasi.
4. Selalu libatkan mereka
Beri kesempatan bagi mereka untuk bertanggung jawab atas proses belajarnya.
Ini dapat dilakukan dengan melibatkan mereka dan menjadikannya peserta aktif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-anak-anak-yang-sedang-belajar-menulis.jpg)