Corona di Bali
Bank Indonesia & BMPD Bagikan APD dan Sembako di Gianyar
Bank Indonesia dan Perbankan di wilayah Bali bersama-sama memberikan kepedulian dan dukungan kepada tenaga medis
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia dan Perbankan di wilayah Bali bersama-sama memberikan kepedulian dan dukungan kepada tenaga medis, yang menjadi garda terdepan dalam proses penanganan COVID-19.
Kegiatan tersebut sebelumnya telah dilakukan kepada RSPP Sanglah, RSUD Klungkung, serta RSUD Wangaya pada minggu lalu.
Pada Senin, 27 April 2020, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Bali (BMPD) bersama BPD Bali dan Bank Mandiri.
Kembali menggalang kepedulian perbankan melalui pemberian berupa APD dan sembako kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk memberikan dukungan kepada RSUD Gianyar dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak oleh pandemi COVID-19.
• Jenderal Bintang Dua Bentuk Tim Covid Hunter, Tugasnya Amankan ODP dan PDP yang Bandel
• BREAKING NEWS: Laka Lantas di Gatsu Barat, Seorang Pria Mr. X Meninggal di Tempat
• Sebanyak 210 Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Terima Bantuan Paket Sembako
Bantuan dari BMPD disampaikan oleh Ketua Umum, Trisno Nugroho, didampingi Direktur BPD Bali dan Kepala Wilayah Bank Mandiri Bali kepada Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra serta disaksikan Agung Rai Wirajaya, Anggota Komisi XI DPR RI.
"Bupati Gianyar di kantornya menerima langsung bantuan BMPD tersebut, yang terdiri dari 120 set hand-sanitizer dan 150 paket sembako," ujar Trisno dalam siaran pers, Selasa (28/4/2020).
Bantuan juga diberikan oleh BPD Bali berupa 23 wastafel, 200 paket sembako, serta seperangkat APD lengkap yang terdiri dari kacamata google, masker N95, baju APD, sarung tangan dan sepatu dengan total nilai sejumlah Rp 67 juta.
Sementara itu, Bank Mandiri menyerahkan thermogun, handsanitizer dan masker kain.
Melalui bantuan penanggulangan COVID-19 ini, Trisno Nugroho selain mengapresiasi tugas para medis yang selama ini secara terus menerus menangani pasien COVID-19, juga turut mengajak semua lapisan masyarakat saling membantu dan bekerja sama dalam menangani dampak COVID-19.
"Sampai saat ini belum diketahui kapan pandemi COVID-19 ini akan berakhir dan ini merupakan saat yang tepat bagi kita untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama," katanya.
Bupati Gianyar menyampaikan bahwa saat ini di Gianyar terdapat 21 penderita COVID-19 dengan 18 diantaranya merupakan pekerja migran Indonesia dan tiga lainnya adalah keluarga migran.
Pemerintah Kabupaten Gianyar menyatakan komitmennya terus secara sungguh-sungguh menangani COVID-19 antara lain dengan mengalihkan anggaran belanja pegawai untuk keperluan penanganan COVID-19.
Pada kesempatan ini Bupati Gianyar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan meyakini bahwa bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak serta dapat mempercepat proses penyelesaian pandemi COVID-19.
Dukungan terhadap gerakan perbankan di Bali dalam penanganan COVID-19 juga disampaikan oleh Agung Rai Wirajaya, Anggota Komisi XI DPR RI, yang turut menghimbau seluruh masyarakat untuk bersatu dalam menangani COVID-19 dengan mengesampingkan kepentingan politik dan lebih fokus kepada kepentingan kemanusiaan, yaitu memberikan dukungan kepada tenaga medis dan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/trisno-nugroho.jpg)