Campur Sangrai Biji Jarak ke Kopi, Komplotan Begal Larikan Mobil ke Jawa

Di tengah wabah Covid-19, komplotan maling beraksi di Jembrana, Bali. Tiga tersangka mencampur sangrai biji jarak ke dalam sebuah kopi

Istimewa
Tiga tersangka dikeler menuju ke Aula Mapolres Jembrana 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Di tengah wabah Covid-19, komplotan maling beraksi di Jembrana, Bali.

Modus aksi kejahatannya pun terbilang anyar di Bali.

Tiga tersangka mencampur sangrai biji jarak ke dalam sebuah kopi.

Korban yang kelenger (tidak sadarkan diri/pingsan) kemudian dibuang dan mobilnya dilarikan.

Satreskrim Polres Jembrana pun mengejar para tersangka, hingga akhirnya mereka dibekuk di Jember, Jawa Timur.

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Desa Adat Intaran Tutup Akses Menuju Pantai

Diawali Penciuman Pataka, Pangdam IX/Udayana Pimpin Penyerahan Tugas dan Sertijab Danrem 163/WSA

Arti Mimpi Potong Rambut, Kehilangan Kekuatan hingga Perbaikan Diri

Kabagops Polres Jembrana, Kompol I Wayan Sinaryasa mengatakan, tiga tersangka yang berhasil ditangkap ialah Qoidul Umam (24) asal Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Abdul Arif (43) asal Desa Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya Jawa Timur dan Andik Saputra (41) asal Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Mereka ditangkap lantaran melakukan aksi pencurian mobil dengan cara mencapur sangraian biji jarak ke dalam minuman.

Mereka mencuri sebuah mobil pengangkut barang atau pikap milik, Zainur Rizal (23) asal Desa Banjar Sari, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Korban merupakan sopir untuk pengangkut barang. Dihubungi oleh para pelaku untuk mengangkut barang. Dalam aksinya mereka mencapur biji jarak dan ketika korban tak sadarkan diri, kemudian dibuang oleh para tersangka. Mobil dilarikan ke Jawa," ucap Sinar, Sabtu (2/5/2020) dalam siaran persnya di Mapolres Jembrana.

Sinar menjelaskan, aksi pencurian dengan modus membuat korban tidak sadar atau diracun itu terjadi, pada Jumat (24/4/2020) lalu sekitar pukul 18.00 Wita bertempat di warung bakso Dian, di Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya, Kecamatan Melaya.

Tersangka berpura-pura menyewa satu unit kendaraan jenis Daihatsu Gran Max Pick Up warna Hitam dengan NoPol DK 8784 DC beserta sopirnya atau korban itu sendiri.

Korban mengambil barang dari Melaya menuju Denpasar dan setelah sampai di Melaya, tersangka menawari korban makan dan memberikan minuman kopi.

Kopi sendiri, sebelumnya telah dicampur ramuan racun berupa buah jarak, yang telah disangrai dan ditumbuk dengan halus.

"Korban yang tidak sadarkan diri kemudian dibuang di selokan di daerah Persil Melaya. Kemudian untuk mobil dilarikan dan dijual di Jember," bebernya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved