Breaking News:

Corona di Bali

Nyebrang ke Jawa, Wajib Tunjukkan Surat PHK dan Keterangan Polisi

Ribuan warga pendatang di Bali sempat terganjal penyeberangan dan memadai areal pelabuhan Gilimanuk

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
Nyebrang ke Jawa, Wajib Tunjukkan Surat PHK dan Keterangan Polisi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Pelabuhan Gilimanuk saat masih tertutup portal dan belum terjadi penumpukan pekerja terkena PHK, Sabtu (1/5) lalu.

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Ribuan warga pendatang di Bali sempat terganjal penyeberangan dan memadai areal pelabuhan Gilimanuk.

Terutama di pos 1 atau pintu keluar menuju ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Mereka rata-rata merupakan pekerja di Bali, yang terkena PHK dan harus kembali ke kampung halamannya (bukan pemudik).

Atas hal ini, Kapolsek Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana membenarkan mengenai pembukaan pos 1 Gilimanuk.

Hal itu sesuai dengan instruksi Gubernur Bali, yang memerintahkan supaya dilakukan pembukaan.

Setelah sebelumnya, bahwa kendaraan yang bisa masuk dan menyebrang dari Ketapang-Gilimanuk, hanya kendaraan memuat logistik dan kesehatan.

Yang perlu ditekankan, selama tidak memiliki surat PHK dan keterangan Polres tempat tinggal, maka akan ditolak keluar Bali.

"Sesuai instruksi kami jalankan bahwa yang sudah mempunyai surat PHK, maka bisa melanjutkan perjalanan. Dan harus ada surat dari Kelian atau kepala Dusun dimana dulu tinggal dan surat dari Polres setempat," ucapnya, Senin (4/5/2020).

Sudarsana menegaskan, bahwa kebijakan untuk bisa menyebrang hanya untuk warga yang pulang kampung.

Sehingga, para pemudik tetap dilarang lewat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved