Cerita di Balik Nama 7 Anggota Kerajaan Inggris
Ada banyak tradisi dan aturan berbeda yang harus dipatuhi para anggota kerajaan — mulai dari mengenakan pakaian berwarna tertentu saat tur, hingga
Ketika dia menjadi penguasa Inggris, dia dinasihati untuk mengganti namanya, Victoria (yang pada waktu itu adalah nama Prancis yang tidak biasa), dan menggantinya dengan nama yang lebih agung terdengar.
Namun Victoria tetap pada pendiriannya, dan nama itu justru menjadi sangat populer di kemudian hari.
Nama asli Kate Middleton adalah Catherine.
Meskipun dia biasa dipanggil dengan Kate, Duchess of Cambridge dibaptis dengan nama Catherine Elizabeth Middleton.
Nama tengahnya yang sama dengan nama Ratu Elizabeth seolah merupakan ramalan tentang kehidupan kerajaannya yang akan datang.
• Keseruan Boy Group K-Pop Treasure Belajar Yoga dan Tari Tradisional Bali
Pangeran Charles bisa mengubah namanya menjadi Philip, Arthur atau George.
Ini adalah salah satu tradisi, yakni ketika raja (atau ratu) naik tahta, mereka dapat memilih salah satu dari nama tengah mereka untuk memerintah jika mereka lebih suka.
Diperkirakan bahwa Pangeran Charles, bila kelak dinobatkan menjadi raja, akan mengadopsi nama George sebagai penghormatan kepada kakeknya.
6. Raja George VI
Nama asli Raja George VI adalah Albert.
Ayah Ratu Elizabeth II, dan kakek buyut Pangeran Harry dan Pangeran William ini lahir sebagai Albert Frederick Arthur George Saxe-Coburg-Gotha.
Meskipun ia dipanggil Bertie sewaktu kecil, ketika dinobatkan pada tahun 1937, ia menjadi Raja George untuk menjadi selaras dengan ayahnya sendiri.
7. Nama keluarga kerajaan berubah dari Saxe-Coburg-Gotha menjadi Windsor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/keluarga-kerajaan-inggris_20180827_140323.jpg)