Breaking News:

Dialog Dini Hari Rilis Single 'Garis Depan', Penghormatan untuk Pahlawan Garis Depan Pandemi Corona

Selang tiga pekan sejak dirilisnya single Kulminasi II, Dialog Dini Hari kembali merilis sebuah single baru yang diberi judul lantang 'Garis Depan'.

Istimewa
Dialog Dini Hari rilis single 'Garis Depan' 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selang tiga pekan sejak dirilisnya single Kulminasi II, Dialog Dini Hari kembali merilis sebuah single baru yang diberi judul lantang 'Garis Depan'.

Lagu ini merupakan penghormatan untuk mereka-mereka yang ada di garis paling depan dalam cerita menghadapi pandemi Covid-19.

“Ada beberapa temanku dokter dan paramedis yang sudah terlalu lama nggak pulang ke rumah,” kata Pohon Tua, penulis lagu utama Dialog Dini Hari.

Perjalanan dunia hari ini, punya banyak sisi.

Perkembangan persoalannya, ternyata juga membuat Dialog Dini Hari, secara kolektif, terus bergumul dengan isu-isu yang sama; tentang bagaimana persoalan umat manusia ini ditanggulangi, sekaligus melihat ke depan dan terus menghidupi harapan untuk dunia yang lebih baik dari hari ini.

Tim SAR Berhasil Temukan KM Baruna Jaya Raya, Semua Orang di Kapal Selamat

Kementan Ambil Langkah Antisipasi untuk Musim Kemarau yang Akan Segera Tiba

Jumat Pagi Asteroid 2020 HB6 Meluncur Dengan Kecepatan Tinggi, Lapan: Tidak Akan Menabrak Bumi


“Dalam kasus kami, aku ingat dulu ketika sibuk tur, main di sana, di sini, itu butuh waktu lama untuk bengong di rumah biar dapat ide untuk karya baru."

"Dan itu benar kok, ketika band nggak ada kesibukan lain, ya waktunya dipakai untuk ngobrol dan diskusi. Akhirnya bikin sesuatu,” ucap Pohon Tua menjelaskan apa yang terjadi di belakang layar kehidupannya bersama Brozio Orah (bas dan synthesizer) dan Deny Surya (drums), dua orang personil Dialog Dini Hari yang lain.

Garis Depan (dan juga Kulminasi II) juga akan menjadi bagian dari Setara, EP baru yang sedang digarap oleh Dialog Dini Hari.

Akhir Pelarian Ferdian Paleka, Hendak Pindah Persembunyian di Luar Jawa, Tapi Diadang Polisi di Tol

Undiknas Denpasar Dipercaya Salurkan Bantuan Covid-19 dari LSM di Australia

BPNT Cair, 15.661 KK Jembrana Dapat Sembako Kemensos

Serangkaian lagu di EP ini dikerjakan dengan metode yang mengharuskan mereka merespon situasi yang ada.

Bekerja mandiri dari studio rumah masing-masing, meminimalisasi komunikasi fisik dan mengubahnya jadi serangkaian obrolan virtual serta menahan rindu untuk bercengkerama dengan orang-orang yang banyak membantu Dialog Dini Hari bertahun-tahun.

“Karena ngobrol dan diskusi itu tadi, dari satu lagu jadi dua lagu, jadi tiga lagu dan seterusnya. Prosesnya terus berlangsung,” lanjut Pohon Tua.

Itu menjelaskan kenapa Kulminasi II yang tadinya diniatkan sebagai sebuah single lepas, ternyata berkembang menjadi single berikutnya, Garis Depan, dan akan menjadi EP Setara di kemudian hari.

“Kayaknya juga, kami masih punya banyak api yang tertahan paska Parahidup rilis tahun lalu. Itu yang juga membuat kami terus menulis.” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved